TUTURAN DIREKTIF DAN KOMISIF TOKOH DALAM NOVEL “PULANG” KARYA TERE LIYE

Oktarina Puspita Wardani, Turahmat Turahmat

Sari


Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang dibutuhkan tiap individu. Komunikasi dapat diwujudkan dalam bentuk lisan dan tulisan. Komunikasi mampu terjalin pula perlu diperhatikan adanya konteks percakapan. Konteks dalam sebuah percakapan memiliki peran yang penting dalam sebuah wacana. Masalah pada penelitian ini ialah bagaiaman tuturan direktif dan komisif pada tokoh dalam novel “Pulang” karya Tere Liye. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dan maksud dari tuturan direktif dan komisif. Hasil penelitian disebutkan terdapat dua maksud tuturan direktif yaitu bermaksud meminta dan bermaksud memerintah. Tuturan komisif terdapat dua maksud yaitu maksud berjanji dan mengancam.

 

Kata Kunci: tuturan direktif, tuturan komisif, dan novel .

Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Nurgiantoro, Burhan.2007. TeoriPengkajianFiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Prees.

Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga

Yule, G. (2006). Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wijana, I. Dewa Putu. 1996. Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta : ANDI

Wijana, I Dewa Putu & Muhammad Rohmadi. 2009. Analisis Wacana Pragmatik. Surakarta: Yuma Pustaka


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.