FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN DINI PADA WANITA DI DESA SERBANANTI KECAMATAN SIPISPIS KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

Dian Maya Sari, Gina Novita Saragih

Abstract


A teenager who is 20 years old and married can be called an early marriage. It is known that 10 women in Serbananti Village have been married at an early age, 7 of them married because of socio-cultural factors, economic factors, and educational factors.

            This study aims to know the factors associated with early marriage in women at Serbananti Village, Sipispis District, Serdang Bedagai in 2017. The type of research is analytical research with cross sectional design, the population is all women who have been married from 2012-2017 as many as 93 person. The entire population is sampled. Data were analyzed univariat and bivariate (with chi-square test).

            The results showed that there was a correlation between education, income, and trust (p-value of each variable = 0.000, 0.016 and 0.004) and there was not a correlation between profession and ethnic group (p-value of each variable = 0.124 and 0.143) with early marriage in Serbananti Village, Sipispis District, Serdang Bedagai in 2017.

            It is expected that the early marriage that occurs in the community is not increasing. Local Government to work with local health authorities to review and provide counseling and direct action on the community to prevent early marriage, and to provide knowledge about the dangers of early marriage to parents and young women.

Keywords : Related Factors, Early Marriage, Women

Seorang remaja yang berusia antara 10-19 tahun dan telah melakukan ikatan lahir batin sebagai pasangan suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga dikatakan sebagai pernikahan dini. Diketahui bahwa 10 orang wanita di Desa Serbananti telah menikah pada usia dini, 7 diantaranya menikah karena faktor sosial budaya, faktor ekonomi, dan faktor pendidikan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini pada wanita di Desa Serbananti Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2017. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional, dengan populasi seluruh wanita yang sudah melakukan pernikahan dari tahun 2012-2017 yaitu sebanyak 93 orang. Seluruh populasi dijadikan sampel. Data dianalisis secara univariat dan bivariat (dengan uji chi-square).

Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pendidikan, pendapatan, dan kepercayaan (nilai p-value masing-masing = 0,000; 0,016; dan 0,004) dan tidak ada hubungan pekerjaan dan suku (nilai p-value masing-masing = 0,124 dan 0,143) dengan pernikahan dini pada remaja di Desa Serbananti Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2017.

Diharapkan agar pernikahan dini yang terjadi di masyarakat tidak semakin meningkat. Pemerintah Daerah setempat agar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat untuk meninjau dan memberikan penyuluhan dan tindakan langsung pada masyarakat agar tidak lagi terjadi pernikahan dini, serta memberikan pengetahuan tentang bahaya menikah dini kepada para orang tua dan remaja putri.

Kata Kunci : Faktor-Faktor yang Berhubungan, Pernikahan Dini, Wanita




Full Text:

PDF

References


Budaya yang Mempengaruhi Pernikahan Dini pada Remaja Usia 15-19 Tahun di Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Tahun 2014 [Skripsi Sarjana Kesehatan Masyarakat]; [Diakses oleh: Dian Maya Sari Siregar, tanggal: 25 April 2017]. Tersedia di http://skripsi.unimus.ac.id/index.php.

Badan Pusat Statistik (BPS) RI. 2013. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012. Jakarta : BPS.

Desiyanti, Irne. 2015. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Dini pada Pasangan Usia Subur di Kecamatan Mapanget Kota Manado [Jurnal Kesehatan]; [Diakses oleh: Dian Maya Sari Siregar, tanggal: 12 April 2017]. Tersedia di http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php.jikmu.

Ellya, dkk. 2010. Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta; Trans Info Media.

Fatimah, Siti. 2010. Faktor-Faktor Pendorong Pernikahan Dini dan Dampaknya di Desa Sarimulya Kecamatan Kemasu Boyolali Tahun 2010 [Skripsi Kesehatan]; [Diakses oleh: Dian Maya Sari Siregar, tanggal 20 April 2017]. Tersedia http://skripsi.unc.ac.id/index.php.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. 2011. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

Sarwono, S. 2010. Psikologis Remaja. Jakarta; PT Rajagrafindo Persada.

Yunita, Astri. 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pernikahan Usia Muda pada Remaja Putri di Desa Pagarejo Kabupaten Wonosobo [Jurnal Kebidanan]; [Diakses oleh: Dian Maya Sari Siregar, tanggal 10 April 2017]. Tersedia http://ejournal.unwir.ac.id.file.php


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Indexed by:

width="60" width="60" width="60" width="60"
 

Universitas Pekalongan

Jl. Sriwijaya No. 3 Kota Pekalongan 
Jawa Tengah. Indonesia, 51111
Telp. (0285) 421 096, 421464, 426800