Faktor Risiko Kecacatan Pada Penderita Kusta Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Pekalongan Tahun 2017-2018
DOI:
https://doi.org/10.31941/pmjk.v9i1.880Abstract
Latar Belakang Kusta merupakan infeksi kronik pada kulit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae. Awal penyakit ini adalah saraf perifer dan kulit, selanjutnya dapat mengenai mukosa saluran pernafasan dan organ-organ lain, tetapi tidak mengenai saraf pusat, penyakit kusta ini bisa mengakibatkan kecacatan pada penderitanya dengan tingkatannya tersendiri.Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor risiko kecacatan pada penderita kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Pekalongan tahun 2017-2018.Metode Desain penelitian ini yaitu Deskriptif analitik menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancangan yang digunakan adalah Case Control, populasi penelitian adalah penderita kusta yang tercatat dalam rekam medis di wilayah kerja puskesmas Kota Pekalongan. Sampel penelitian yaitu 20 kasus dan 20 kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi square.Hasil Penelitian Hasil Penelitian didapatkan ada hubungan skrining awal (p= 0,000;OR= 12,000; 95%CI= 2,700-53,330), keteraturan berobat (p= 0,003; OR= 8,500; 95%CI= 1,861-38,817) dengan kecacatan pada penderita kusta dan tidak ada hubungan dukungan keluarga (p=0,429; OR= 1,889; 95%CI= 0,385-9,271) dengan kecacatan pada penderita kusta.Kesimpulan Disimpulkan bahwa penderita kusta di wilayah kerja puskesmas Kota Pekalongan keteraturan dalam berobat masih kurang, terutama yang sampai mengalami kecacatan. Serta petugas kesehatan supaya lebih meningkatkan penemuan dini orang dengan tanda-tanda penyakit kusta.
Kata kunci: Kusta, kecacatan, Puskesmas, Kota Pekalongan
References
Depkes RI. 2017. Profil Kesehatan Indoneia. Jakarta: Departemen Republik Indonesia.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2017. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jateng.
Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, 2017, Profil Kesehatan Kota Pekalongan Tahun 2017. Pekalongan: Dinas Kesehatan Kota Pekalongan.
Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, 2018, Profil Kesehatan Kota Pekalongan Tahun 2018. Pekalongan: Dinas Kesehatan Kota Pekalongan.
Indanah., Suwarno, T., Wiyarni, N., 2013. Hubungan Kepatuhan Minum Obat Kusta Dan Dukungan Keluarga Dengan Kecacatan Pada Penderita Kusta Di Kabupaten Kudus. JIKK 4 , Januari 2013 : 32-37
Indanah., Suwarno, T., Wiyarni, N., 2014. Dukungan Keluarga Berhubungan Dengan Kecacatan Penderita Kusta. JIKK 5 (1), Januari 2014 : 56-63
Kaur & Van Brakel. 2002. Dehanilitation of Leprosy Affected People a Study on Leprosy Affected Beggars. [serial online]. www.leprahealthhaction.org.
Kepmenkes RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kepmenkes RI. 2017. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Weekly Epidemiological Report WHO. 2016. Global Leprosy Situastion, Beginning of 2016. No. 33, 2016, 83, 293-300.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





