Peningkatan Efikasi Diri Ibu Menyusui dengan Simulasi Modelling Digital (Simulation Oxytosin Planned Parenthood By Android) Pada Kontrasepsi IUD Di PMB Mira Haryati Bangsalan Teras Boyolali
DOI:
https://doi.org/10.31941/abdms.v5i2.4819Abstrak
Keluarga Berencana merupakan usaha suami istri untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diinginkan. Usaha yang di maksud adalah kontrasepsi atau pencegahan kehamilan dan perencanaan keluarga. Prinsip dasar metoe kontrasepsi adalah mencegah sperma laki-laki membuahi telur wanita (fertilisasi) atau mencegah telur yang sudah di buahi untuk berimplantasi (melekat) dan berkembang di dalam rahim.
Tujuan untuk mengetahui peningkatan efikasi diri Ibu Menyusui dengan Simulasi Modelling Digital (Simulation Oxytosin Planned Parenthood By Android) Pada Kontrasepsi IUD Di PMB Mira Haryati Teras Boyolali. Target kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada Peningkatan Efikasi Diri Ibu Menyusui dengan Simulasi Modelling Digital (Simulation Oxytosin Planned Parenthood By Android) Pada Kontrasepsi IUD Di PMB Mira Haryati Teras Boyolali sasaran adalah akseptor KB IUD Di PMB Mira Haryati Teras Boyolali.
Hasil pengabdian masyarakat adalah Ibu Nifas yang berada di PMB Mira Haryati ada Peningkatan efikasi diri ibu Menyusui dengan Simulasi Modelling Digital (Simulation Oxytosin Planned Parenthood By Android) pada kontrasepsi IUD Di PMB Mira Haryati Teras Boyolali dengan p value < 0,05 Berdasarkan pelaksanaan pengabdian masyarakat dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan efikasi diri ibu menyusui
Kata Kunci: menyusui, efikasi, Ibu KB, KB IUD
Referensi
Ambarwati RE. 2010. Asuhan kebidanan nifas. Yogyakarta: Mitra Cendikia.
Anggraini Y. 2010. Asuhan Kebidanan Masa Nifas. Yogyakarta: Pustaka Rihama.
Andalas, P (2010). Panduan Memilih Kontrasepsi. Yogyakarta : Nuhu Medika
Aprilianti, C., & Herlinadiyaningsih. (2018 ). Konseling Dengan Alat Bantu Pengambilan Keputusan Menggunakan KB Terhadap Pilihan Kontrasepsi Post Partum. Buletin Media Informasi Kesehatan Vol. 14 Nomor 2.
BKKBN. (2016).KB dan Kontrasepsi. Http: BKKBN.Go.Id/Diftar/Program Detail Php?Prgid-8.2017
BKKBN. (2018). Alat Bantu Pengambilan Keputusan ber-KB. Jakarta: STAR H .
Denney, A. S., & Tewksburry, R. (2013). How to write a iterature reviewe. Journal
of criminal justice education, 218-234.
Depkes R.I. (2016). Profil Kesehatan. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Ha Gobel, F. (2019). Pengaruh Pemberian Konseling Dengan Alat Bantu Pengambilan Keputusan Terhadap Pemilihat Alat Kontrasepsi Pada Ibu Pasca Salin Di Rstn Boalemo. Retrieved Oktober 30, 2019, from AKADEMIKA JURNAL ILMIAH ndayani, Sri. 2016. Buku Ajar Pelayanan Keluarga Berencana. Edisi Kedua. Pustaka Rihama. Yogyakarta.
Mulyani, Nina Siti, Dan Rinawati, Mega. 2013. Keluarga Berencana Dan Alat Kontrasepsi. Edisi Pertama. Nuha Medika. Yogyakarta
Nilta, Sandri. 2015. Hubungan Pemberian Konseling Pada Akseptor Kb Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi. 2017.
Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Purwoastuti, Dan Walyani. 2015. Komunikasi Dan Konseling Kebidanan. Edisi Pertama. Pustaka baru press. Yogyakarta.
Notoatmojo, S. Kesehatan Masyarakat:Ilmu dan seni, Rineka Cipta, Jakarta, 2007
Sarwono Prawiroharjo, Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, Jakarta, 2010
SDKI (2012). Sensus Penduduk Indonesia. Http://SDKI.Go.Id/Diftor/Program Detail.2017.
Sugiyono. Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Alfabeta, Bandung, 2011
Sugiono, 2012. Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung
, 2017. Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung
Sujiayatini, Panduan Lengkap Pelayanan KB Terkini, Mitra Cendekia Press, Yogyakarta, 2010
Tyastuti Siti, Komunikasi dan Konseling Dalam Pelayanan Kebidanan, Vitramaya, Yogyakarta, 2009
Widayati, R. S., Widagdo, L., & Purnami, C. T. (2014). Analisis Pelaksanaan Konseling Kontrasepsi Oleh Bidan














