Analisis Sebaran Dan Edukasi Hipertensi Menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS)
Abstrak
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global, dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahun. Penyakit ini berkontribusi signifikan terhadap angka kematian dan kecacatan global, termasuk 12,8% dari total kematian dunia dan 3,8% DALYs. Diprediksi bahwa pada tahun 2025, jumlah penderita hipertensi secara global mencapai 1,56 miliar jiwa. Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg yang diukur dalam dua atau lebih pengukuran. Penyebab utamanya adalah peningkatan curah jantung atau resistensi perifer, dengan 90% kasus termasuk hipertensi primer yang penyebabnya belum diketahui. Jika tidak ditangani dengan baik, hipertensi dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Di Provinsi Jawa Tengah, kasus hipertensi menunjukkan tren peningkatan signifikan, dari 379.084 kasus pada 2016 menjadi 2.543.732 kasus pada 2020. Di Kota Semarang, hipertensi menjadi penyakit peringkat kedua pada 2023 dengan 88.113 kasus, di mana wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo menempati peringkat ketiga. Sistem Informasi Geografis (GIS) memiliki potensi besar dalam menggambarkan distribusi dan pola penyebaran penyakit seperti hipertensi. Teknologi ini mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit tidak menular, termasuk hipertensi.
Kata Kunci : Hipertensi, Kesehatan global, Sistem Informasi Geografis (GIS)
Referensi
WHO. 2014.Global Status Report on Noncommunicable Diseases. Geneva.
Kurnia, Anih. 2021. Self Management Hipertensi. Surabaya: Jakad Media Publishing.
Suhadi, Rita., dkk. 2020. Seluk Beluk Hipertensi Peningkatan Kompetensi Klinis untuk Pelayanan Kefarmasian. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Kearney PM, Whelton M, Reynolds K et al. 2005. Global Burden Of Hypertension: Analysis Of Worldwide Data. Lancet. 365:217-23.
Chobanian AV et al. 2003. JNC 7 Complete Version Seventh Report Of The Joint National Committee On Prevention, Detection, Evaluation, And Treatment Of High Blood Pressure. Hypertension. 42:1206–1252.
Mufarokhah, Hanim. 2020. Hipertensi Dan Intervensi Keperawatan. Klaten: Lakeisha.
Kowalski RE. Kowalski, Robert E. 2010.Terapi Hipertensi: Program 8 Minggu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dan Mengurangi Risiko Serangan Jantung dan Stroke Secara Alami. Bandung: Qonita.
Dinkes Semarang. Profil Kesehatan Kota Semarang. Semarang: DKK. 2022.
Dinkes Semarang. Profil Kesehatan Kota Semarang. Semarang: DKK. 2023.














