Penerapan Teknik Minibiopori Untuk Tanaman Hortikultura dan Analisis Dampak Ekonomi Masyarakat

Penulis

  • Andi Dahliaty Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau
  • Halida Sophia Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau
  • Nur Azlina Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau
  • Siti Saidah Siregar Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau
  • Susilawati - Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau
  • Titania Tjandrawati Nugroho Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau
  • Selfi Yanti Safitri Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau

Abstrak

Pengelolaan sampah organik rumah tangga di Desa Sungai Berbari, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, merupakan permasalahan yang mempengaruhi kondisi ekonomi dan lingkungan. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknik minibiopori dalam pengelolaan sampah organik sekaligus meningkatkan produktivitas lahan pekarangan untuk tanaman hoktikultura dan analisis dampak ekonomi terhadap penerapan teknik minibiopori. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan biopori, dan pendampingan implementasi. Evaluasi kegiatan menunjukkan hasil yang sangat signifikan, diantaranya peningkatan pengetahuan peserta tentang biokompos hingga 90%, pengurangan biaya pupuk sebesar 80%, dan peningkatan pendapatan rumah tangga hingga 75%. Selain itu, program ini dinilai mudah diterapkan dan berpotensi membuka peluang usaha baru serta mendukung ketahanan pangan desa. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik minibiopori memberikan manfaat ekonomi dan keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat desa.

Referensi

Badan Pusat Statistik. 2022. Badan Pusat Statistik Kabupaten Siak. Siak.

Mardiana, Mardiana, Rita Yani Iyan, dan Yelly Zamaya. 2019. “Konsumsi dan tingkat subsistensi petani di Kampung Sei Berbari, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak Provinsi Riau.” SOROT 14, no. 2 (Oktober): 53. https://doi.org/10.31258/sorot.14.2.53-60.

Prosanti, Dyah Ayu, Budi Prasetya, dan Soemarno Soemarno. 2023. “Aplikasi lubang resapan biopori berkompos di kebun kopi meningkatkan jumlah spora mikoriza arbuskula dan koloni akar.” Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan 10, no. 2 (Juli): 341–51. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2023.010.2.18.

Purwanto, Herri, dan Reffanda Kurniawan. 2021. “Sosialisasi lubang resapan biopori di man 1 ogan ilir indralaya.” Jurnal PKM : Pengabdian Kepada Masyarakat 4, no. 1: 33–39.

Qadri, Sri Nur, Andi Dita, dan Tawakkal Gau. 2023. “Efektivitas pemberian bahan organik melalui lubang resapan biopori pada tanaman kakao.” Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan 11, no. 3: 429–38.

Sine, Yuni, dan Maria Magdalena Kolo. 2021. “Penerapan lubang resapan biopori di masyarakat desa Naiola Bikomi Selatan Kabupaten TTU.” BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 2: 499–503. https://doi.org/10.31949/jb.v2i2.922.

5370

Diterbitkan

2026-01-23

Terbitan

Bagian

Artikel