Pendampingan Suami pada Ibu Menyusui Mengenai Asi Eksklusif di Rw 12 Wonorejo Gondangrejo Karanganyar
Abstrak
Suami merupakan pasangan hidup bagi istri dan juga ayah bagi anak-anak mereka. Dia memiliki tanggung jawab yang besar dalam keluarga tersebut dan berperan dengan signifikan. Suami tidak hanya diharapkan sebagai penyedia nafkah, tetapi juga berfungsi sebagai pendorong dalam berbagai keputusan, termasuk dalam merencanakan aspek-aspek keluarga. Keberhasilan program ASI eksklusif tidak hanya ditentukan oleh peran ibu, melainkan juga sangat bergantung pada dukungan dari suami sebagai pendamping utama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Pendampingan suami pada ibu menyusui mengenai ASI eksklusif melalui pendekatan metode pre test dan post test dengan 30 suami ibu menyusui. Sasaran kegiatan ini adalah suami yang istrinya sedang menyusui. Pelaksanaan program dilakukan melalui serangkaian kegiatan berupa penyuluhan, pemberian media booklet ibu menyusui dan pemberian kuesioner dengan enam pertanyaan bagaimana pendampingan suami. Evaluasi dilakukan mengukur perubahan serta dilakukan observasi keterlibatan langsung suami dalam proses menyusui. Dari hasil pelaksanaan penyuluhan yang , ternyata kegiatan tersebut mendapatkan respon yang baik oleh peserta. Hasil pre test dan post tes Pengetahuan suami pada ibu menyusui mengenai ASI Esklusif menunjukkan rata-rata sebelum pendampingan Adalah 4 sedangkan rata-rata pengetahuan sesudah pendampingan Adalah 5,14 sehingga ada peningkatan pengetahuan 1.14 dan nilai p value 0,005 .
Referensi
Abuidhail, J., Mrayan, L., & Jaradat, D. A. S. (2019). Evaluating effects of prenatal web-based breastfeeding education for pregnant mothers in their third trimester of pregnancy: Prospective randomized control trial. Midwifery, *69*, 143–149. https://doi.org/10.1016/j.midw.2018.11.015
Afrizal, S. (2022). Metode Penelitian Partisipatif: Konsep dan Aplikasi dalam Pengabdian Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Angraini, W., Pratiwi, B. A., & Sagitarius, N. (2019). Analisis faktor penyebab kegagalan ASI eksklusif pada ibu bekerja di Kota Bengkulu. Jurnal Kesehatan, *14*(3).
Bai, D. L., Fong, D. Y. T., Lok, K. Y. W., & Tarrant, M. (2016). Relationship between the infant feeding preferences of Chinese mothers' immediate social network and early breastfeeding cessation. Journal of Human Lactation, *32*(2), 301–308. https://doi.org/10.1177/0890334416630537
Budianto, Fentri Heryati (2016). Efektivitas Media Aplikasi Android "Ayah Asi" Terhadap Peran Suami Dalam Pemberian Asi. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Cascone.D., Tomassoni, D., Napolitano, F., & Giuseppe, G. Di. (2019). Evaluation of Knowledge , Attitudes , and Practices about Exclusive Breastfeeding among Women in Italy. International Journal of Environmental Research and Public Health
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2018). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018. Semarang: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Erni, Susanti, Takaran Pemberian ASI Perah Untuk Bayi 0-6 Bulan,https://sewafreezerasi.com/index.php/takaran-pemberian-asi-perah- untuk-bayi-0-6-bulan.html/.Diakses tanggal 20 Januari 2020.
Ho, Y. J., Chen, Y. C., & Lin, S. J. (2024). Effectiveness of partner-support interventions on breastfeeding outcomes: A systematic review and meta-analysis. Journal of Human Lactation, *40*(2), 215–227.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Data dan Informasi Kesehatan Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Khati, S. A., & Lubis, D. S. (2023). Hubungan pengetahuan, dukungan suami dan status pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu memiliki bayi usia < 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Siak Hulu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, *4*(1), 48–57.
Maritalia, Dewi. 2017. Asuhan Kebidanan Nifas Dan Menyusui. Edisi Kedua. Pustaka Pelajar. Yogyakarta
Natasya, L. Y. (2022). Literature review: Hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 7–12 bulan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Bidkemas, 13(1).
Ningsih, R. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif [Skripsi sarjana, Universitas Widya Nusantara]. Repository Universitas Widya Nusantara.
Notoatmodjo, S. (2023). Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Nurkamila, H., & Puspitasari, N. (2024). Literature Review: Pengaruh dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Syntax Literate, 9(10).
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. (2012). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 58. Jakarta: Sekretariat Negara.
Purwoastuti, Dan Walyani. 2015. Komunikasi Dan Konseling Kebidanan.Edisi Pertama. Pustaka baru press. Yogyakarta. Sugiono, 2012. Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung , 2017. Statistika Untuk Penelitian
Rahmawati, A., & Susilowati, B. (2018). Dukungan suami terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, *5*(1), 27–38. https://doi.org/10.20473/jpk.V5.I1.2017.27-38
Sherriff, N., Hall, V., & Panton, C. (2014). Engaging and supporting fathers to promote breast feeding: A concept analysis. Midwifery, *30*(6), 667–677. https://doi.org/10.1016/j.midw.2013.07.014
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tanjung, H., Pane, N. K., & Siregar, M. K. (2024). Hubungan pengetahuan suami tentang ASI eksklusif dengan penerapan breastfeeding father: A cross sectional study. Jurnal Promotif Preventif, 7(6).
World Health Organization. (2019). Exclusive breastfeeding for the first six months of life. Geneva: World Health Organization.














