Nilai Erodibilitas Tanah pada Berbagai Penggunaan Lahan dan Tingkat Kemiringan Lahan di Sub Daerah Aliran Sungai Tulis, Banjarnegara, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v18i2.2449Abstract
Faktor tanah yang berpengaruh terhadap erosi diantaranya erodibilitas tanah, yang merupakan ketahanan tanah terhadap daya rusak dari luar baik oleh pukulan air hujan, maupun limpasan permukaan, dan kemampuan tanah untuk menyerap air hujan melalui infiltrasi dan perkolasi. Besarnya nilai erodibilitas tanah dapat menentukan laju erosi yang terjadi. Nilai erodibilitas tanah ditentukan oleh struktur, tekstur, permeabilitas, dan kandungan bahan organik. Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai erodibilitas tanah, dan mengetahui pengaruh penggunaan lahan dan kemiringan lahan dengan nilai erodibilitas tanah di sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Tulis. Metode yang digunakan adalah metode survei. Parameter yang diukur adalah tekstur tanah, struktur tanah, bahan organik tanah, dan permeabilitas tanah. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penentuan nilai erodibilitas tanah dengan persamaan Wischmeier dan Smith. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai erodibilitas tanah di sub Daerah Aliran Sungai Tulis berkisar antara 0,08 sampai 0,25 yang termasuk kelas sangat rendah hingga sedang. Berdasarkan hasil analisis variasi tersarang, jenis penggunaan lahan dan tingkat kemiringan lahan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai erodibilitas tanah.
Kata kunci: erodibilitas, limpasan permukaan, penggunaan lahan
References
Arsyad, S.2010. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press, Bogor
Foth, H, D. 1994. Dasar-dasar Ilmu Tanah (Diterjemahkan oleh: Purbayanti,E.D., D. R, Lukiwati, dan R. Trimulatsih, 1988). Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Hardjowigeno, S. 2010. Ilmu Tanah. Penerbit Akademika Pressindo, Jakarta.
Kartasapoetra, G.dkk.2000. Teknologi Konservasi Tanah dan Air. PT Rineka Cipta. Jakarta.
Mawardi, M., 2012. Rekayasa Konservasi Tanah dan Air. Bursa Ilmu, Yogyakarta.
Utomo, M., dkk., 2016. Ilmu Tanah, Dasar-dasar Pengelolaan. Prenadamedia Grup, Jakarta.
Wischmeier, W.H. and D.D. Smith. 1978. Predicting Rainfall Erosion Losses – A Guide to Conservation Planing. USDA Agric. Handb. No.537.58 pp.
Ashari, A. (2013). Kajian Tingkat Erodibilitas Beberapa Jenis Tanah Di Pegunungan Baturagung Desa Putat Dan Nglanggeran Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul. Informasi, 39(2), 15–31. https://doi.org/10.21831/informasi.v0i2.4441
Djufri, A. N. H., Rombang, J. A., & Tasirin, J. S. (2021). Erodibilitas Tanah Pada Kawasan Hutan Lindung Gunung Masarang. Cocos, 4(4), 1–11. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/cocos/article/view/34506
Lanyala, A. A., Hasanah, U., & Ramlan. (2016). Prediksi Laju Erosi Pada Penggunaan Lahan Berbeda di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kawatuna Propinsi Sulawesi Tengah. Agrotekbis, 4(6), 633–641.
Liu, X., Zhang, Y., & Li, P. (2020). Spatial variation characteristics of soil erodibility in the Yingwugou watershed of the middle Dan River, China. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(10). https://doi.org/10.3390/ijerph17103568
Suraj, B., Kumaraperumal, R., Kannan, B., & Ragunath, K. P. (2019). Soil erodibility estimation and its correlation with soil properties in Coimbatore district. International Journal of Chemical Studies, 7(3), 3327–3332.
Wang, B., Zheng, F., Römkens, M. J. M., & Darboux, F. (2013). Soil erodibility for water erosion: A perspective and Chinese experiences. Geomorphology, 187(April), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.geomorph.2013.01.018
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















