Kandungan Kimia dan Karakteristik Dimensi Sorgum Merah dan Indikator Kerentanannya terhadap Sitophilus oryzae
Chemical Composition and Dimensional Characteristics of Red Sorghum and Its susceptibility Indicators to Sitophilus oryzae
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.5731Abstract
Sorghum merah adalah tanaman pangan penting yang kaya karbohidrat dan protein, serta memiliki ketahanan tinggi terhadap kondisi lingkungan kering dan lahan marginal. Namun, tantangan utama selama penyimpanan adalah serangan Sitophilus oryzae yang menyebabkan kerusakan kuantitas dan kualitas sorgum. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis pengaruh kandungan kimia dan dimensi biji sorgum merah terhadap tingkat kerentanannya terhadap S. oryzae, sehingga dapat berkontribusi pada upaya pengembangan varietas sorgum yang lebih tahan hama. Pengujian dilakukan dengan mengamati parameter dimensi biji, kandungan kimia, jumlah F1, median waktu perkembangan, dan indeks kerentanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kerentanan tertinggi ditemukan pada varietas Super 2 (6,94) dan terendah pada Suri 4 (6,06), dengan kategori kerentanan tergolong moderat. Kandungan protein memiliki korelasi positif dengan jumlah F1 dan negatif dengna median waktu perkembangan. Kandungan protein tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kerentanan sorgum merah terhadap serangan S. oryzae. Varietas sorgum dengan biji lebih tipis, seperti Suri 4, memiliki kerentanan lebih rendah dibandingkan varietas dengan biji lebih tebal, seperti Super 2. Seleksi dan pengembangan varietas sorghum merah berdasarkan dimensi biji dan kandungan kimianya untuk mengurangi kerusakan selama penyimpanan dan meningkatkan efisiensi produksi pascapanen.
Kata Kunci: Kerusakan sorgum, Indeks kerentanan, Sitophilus oryzae, Sumber ketahanan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















