Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Usaha Produk Olahan Turubuk (Saccharum edule Hasskarl) di UMKM Dapur Momie Barani Kabupaten Karawang
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7398Abstract
Dapur Momie Barani merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pengolahan makanan dan sudah berdiri sejak tahun 2010. Produk unggulan yang ditawarkan adalah produk olahan turubuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah dan kelayakan usaha pengolahan turubuk di Dapur Momie Barani. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah nilai tambah, R/C Ratio, ROI, Payback Period , dan BEP. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa nilai tambah bolu turubuk sebesar Rp 66.655 dengan persentase rasio nilai tambah 27,77%; dan nilai tambah bagelen turubuk sebesar Rp 103.628 dengan persentase rasio nilai tambah 49,35%. Nilai R/C Ratio yang diperoleh produk bolu sebesar 1,21 dan bagelen sebesar 1,87. Nilai ROI bolu sebesar 32% dan bagelen sebesar 35%. Perolehan Payback Period bolu adalah 10 bulan dan bagelen adalah 9 bulan. Pada bolu turubuk, BEP Penerimaan sebesar Rp 479.531, BEP Produksi menghasilkan 3,60 kg, dan BEP Harga sebesar Rp 110.588. Pada bagelen turubuk, BEP Penerimaan sebesar Rp 630.976, BEP Produksi menghasilkan 3,61 kg, dan BEP Harga sebesar Rp 93.643. Perolehan nilai BEP menunjukkan bahwa produk olahan turubuk di Dapur Momie Barani sudah melewati titik impas dan menguntungkan.
Kata kunci: analisis nilai tambah, kelayakan usaha, produk olahan terubuk, UMKM
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















