Nanosuspensi Metabolit Sekunder Pseudomonas fluorescens P60 dengan Maltodekstrin Terhadap Pengendalian Layu Fusarium dan Sebagai Pemacu Pertumbuhan pada Cabai Merah Keriting

Nanosuspension of Pseudomonas fluorescens P60 Secondary Metabolites with Maltodextrin Against Fusarium Wilt Control and As A Performance of Growth in Curly Red Chili

Authors

  • Rida Rustati Universitas Jenderal Soedirman
  • Loekas Soesanto Program Pasca Sarjana Bioteknologi Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
  • Woro Sri Suharti Program Pasca Sarjana Bioteknologi Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7628

Abstract

Layu fusarium adalah salah satu penyakit penting pada Cabai Merah Keriting yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f.sp. capsici. Pengendalian penyakit tersebut dapat dilakukan dengan penerapan metabolit sekunder dari Pseudomonas fluorescens P60 dalam bentuk nanosuspensi dengan maltodekstrin sebagai nanokarier. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metabolit sekunder P. fluorescens P60 dalam bentuk nanosuspensi dan aplikasinya untuk mengendalikan layu Fusarium serta kinerja Cabai Merah Keriting. Penelitian dilakukan selama enam bulan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan Kebun Percobaan, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan acak lengkap digunakan untuk percobaan in vitro dengan tiga perlakuan dan enam perlakuan, yang terdiri dari F. oxysporum + Propineb 70%, F. oxysporum + Bio P60, F. oxysporum + Nanosuspensi Bio P60. Rancangan acak kelompok digunakan untuk percobaan in planta dengan enam ulangan dan empat perlakuan, yang terdiri dari F. oxysporum (kontrol), F. oxysporum + Propineb 70%, F. oxysporum + Bio P60, F. oxysporum + nanosuspension Bio P60. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nanosuspensi Bio P60 berbeda nyata pada kemampuan daya hambat terhadap F.oxysporum secara in vitro. Percobaan secara in planta pada komponen pertumbuhan menunjukkan bahwa nanosuspensi Bio P60 berbeda nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun dan waktu berbunga. Nanosuspensi Bio P60 juga menunjukkan perbedaan nyata terhadap komponen pathosistem yaitu pada intensitas penyakit dan masa inkubasi penyakit. Uji senyawa fitokimia menunjukkan bahwa nanosuspensi Bio P60 terbukti memiliki kandungan fenol yang berguna sebagai pertahanan terhadap penyakit dan mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai merah keriting.

Kata kunci: Layu Fusarium, formula nanosuspensi, Pseudomonas fluorescens P60, metabolit sekunder, cabai merah keriting

Downloads

Published

2026-04-30