Perbandingan Pendapatan Petani Padi Berdasarkan Status Kepemilikan Lahan di Desa Kampuno Kecamatan Barebbo
Comparison of Rice Farmers’ Income Based on Land Ownership Status in Kampuno Village, Barebbo District
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7632Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya usahatani padi serta membandingkan pendapatan antara petani pemilik lahan dan petani penggarap di desa kampuno kecamatan barebbo kabupaten bone. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel ditentukan secara purposive sampling sebanyak 34 orang, terdiri dari 17 petani pemilik dan 17 petani penggarap. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menghitung biaya, penerimaan, dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap petani pemilik sebesar rp458.000 dan penggarap rp463.000. Biaya variabel petani pemilik rp2.601.586, sedangkan penggarap rp2.677.792. Rata-rata penerimaan petani pemilik rp5.524.200 dengan pendapatan bersih rp2.455.602, sedangkan petani penggarap rp7.795.800 dengan pendapatan bersih rp3.103.339. Pendapatan penggarap dipengaruhi oleh sistem bagi hasil, di mana keuntungan dibagi 3:1, yaitu dua bagian untuk penggarap dan satu bagian untuk pemilik lahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa status kepemilikan lahan memengaruhi tingkat pendapatan petani padi, di mana petani penggarap memperoleh penerimaan lebih tinggi tetapi tetap dibebani biaya dan sistem bagi hasil, sedangkan petani pemilik menanggung biaya lebih rendah dengan pendapatan bersih yang lebih stabil.
Kata kunci: biaya tetap, biaya variabel, kepemilikan lahan, pendapatan petani, usahatani
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















