Keragaan Varietas Kacang Hijau (Vigna radiata L.) pada Lahan Tadah Hujan di Manokwari Papua Barat
Performance of Mung Bean (Vigna radiata L.) Varieties on Rainfed Land in Manokwari, West Papua
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7715Abstract
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan komoditas pangan strategis dengan nilai gizi tinggi dan kemampuan adaptasi terhadap cekaman lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keragaan agronomis empat varietas kacang hijau, yaitu Vima 1, Vima 2, Vima 3, dan Kutilang pada lahan tadah hujan di Manokwari, Papua Barat. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Juli 2022 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat ulangan. Variabel yang diamati meliputi komponen pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah cabang) serta komponen hasil (jumlah polong, bobot 100 biji, dan bobot biji per petak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Vima 1 memiliki performa tertinggi dalam pertumbuhan dan hasil, dengan jumlah polong dan bobot biji per petak paling tinggi (1.925 kg/ha). Varietas Vima 3 menunjukkan keunggulan pada aspek jumlah daun dan cabang, yang mendukung potensi hasilnya. Sebaliknya, Vima 2 dan Kutilang memperlihatkan performa yang lebih rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa Vima 1 merupakan varietas unggul yang berpotensi dikembangkan pada lahan tadah hujan untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal.
Kata kunci: kacang hijau, varietas, lahan tadah hujan, keragaan agronomis, hasil panen
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















