Keragaan Varietas Kacang Hijau (Vigna radiata L.) pada Lahan Tadah Hujan di Manokwari Papua Barat

Performance of Mung Bean (Vigna radiata L.) Varieties on Rainfed Land in Manokwari, West Papua

Authors

  • Yaved Muyan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Papua
  • Budiyono Budiyono Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Papua
  • Siska Syaranamual Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Papua
  • Syukur Karamang Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Papua
  • Herman Wafom Tubur Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Papua
  • Baso Daeng Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Papua
  • Dwiana Wasgito Purnomo Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Papua
  • Rudololf Kristian Tukayo Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Papua
  • Purbokurniawan Purbokurniawan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Papua
  • Hermogenus Sikirit Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Papua

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7715

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan komoditas pangan strategis dengan nilai gizi tinggi dan kemampuan adaptasi terhadap cekaman lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keragaan agronomis empat varietas kacang hijau, yaitu Vima 1, Vima 2, Vima 3, dan Kutilang pada lahan tadah hujan di Manokwari, Papua Barat. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Juli 2022 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat ulangan. Variabel yang diamati meliputi komponen pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah cabang) serta komponen hasil (jumlah polong, bobot 100 biji, dan bobot biji per petak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Vima 1 memiliki performa tertinggi dalam pertumbuhan dan hasil, dengan jumlah polong dan bobot biji per petak paling tinggi (1.925 kg/ha). Varietas Vima 3 menunjukkan keunggulan pada aspek jumlah daun dan cabang, yang mendukung potensi hasilnya. Sebaliknya, Vima 2 dan Kutilang memperlihatkan performa yang lebih rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa Vima 1 merupakan varietas unggul yang berpotensi dikembangkan pada lahan tadah hujan untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal.

 

Kata kunci:  kacang hijau, varietas, lahan tadah hujan, keragaan agronomis, hasil panen

Downloads

Published

2026-04-30