Pengaruh Jenis Mikroorganisme Lokal (MOL) dan Cara Aplikasi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)
The Effect of Local Microorganism Types (MOL) and Application Methods on the Growth and Yield of Shallots (Allium ascalonicum L.)
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7758Abstract
Produktivitas bawang merah (Allium ascalonicum L.) masih berfluktuasi akibat penggunaan input kimia yang intensif dan berpotensi menurunkan kualitas tanah. Mikroorganisme lokal (MOL) merupakan alternatif ramah lingkungan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis MOL dan cara aplikasi terhadap pertumbuhan serta hasil bawang merah varietas Bima. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor, yaitu jenis MOL (bonggol pisang dan pepaya matang) dan cara aplikasi (akar, daun, kombinasi akar–daun). Percobaan diulang empat kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Aplikasi MOL dilakukan setiap tujuh hari sekali mulai 7 hingga 42 hari setelah tanam. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per tanaman, panjang akar, diameter umbi, bobot segar umbi per tanaman, dan bobot kering umbi per tanaman. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis MOL dan cara aplikasi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter umbi. Cara aplikasi berpengaruh sangat nyata terhadap bobot segar dan bobot kering umbi. Kombinasi antara jenis MOL dan cara aplikasi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman serta nyata terhadap panjang akar dan diameter umbi. Kombinasi MOL pepaya matang dengan aplikasi akar–daun memberikan hasil terbaik dan berpotensi mendukung sistem budidaya bawang merah yang berkelanjutan.
Kata kunci: Bawang merah; Cara aplikasi; Kebumen; Mikroorganisme Lokal; Pertumbuhan dan hasil.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















