Pengaruh Cekaman Logam Berat pada Budidaya Tanaman Padi (Oryza Sativa) serta Penanganannya: Tinjauan Literatur
The Effect of Heavy Metal Stress on Rice (Oryza Sativa) Cultivation and Its Management: A Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7795Abstract
Aktivitas antropogenik dan industrialisasi telah meningkatkan keracunan logam berat di lingkungan, yang berbahaya bagi organisme hidup. Tanaman padi, sebagai sumber pangan utama di Indonesia, terhambat pertumbuhannya oleh cekaman logam berat seperti kromium, tembaga, dan seng. Pencemaran air irigasi yang digunakan untuk mengairi sawah dapat disebabkan oleh limbah rumah tangga dan industri, mengakibatkan cekaman logam berat pada tanaman padi. Review ini menelaah beberapa artikel terkait dengan cekaman logam berat pada tanaman padi. Metodologi yang digunakan dalam analisis ini yaitu tinjauan literatur. Hasil review menemukan bahwa cekaman logam berat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi, serta kualitas hasil panen. Untuk mengatasi cekaman logam berat, beberapa cara dapat dilakukan, seperti praktik mitigasi menggunakan mikroorganisme, penerapan senyawa nitrat oksida (SNP), dan penggunaan teknik pertanian ramah lingkungan.
Kata kunci: cekaman, abiotik, logam, budidaya, padi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















