Variabilitas Kimia Tanah Renzina dan Kambisol Eutrik dalam Toposekuen untuk Pengelolaan Berkelanjutan Timor Tengah Selatan
Chemical Variability of Renzina and Eutric Cambisol Soils Along a Toposequence for Sustainable Land Management in South Central Timor
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7853Abstract
Degradasi tanah di wilayah semi-arid Indonesia Timur mengancam ketahanan pangan dan produktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis variabilitas karakteristik kimia tanah Renzina dan Kambisol Eutrik dalam sistem toposekuen untuk mengembangkan strategi pengelolaan berkelanjutan di Kabupaten Timor Tengah Selatan yang menghadapi tantangan degradasi lahan. Penelitian observasional dilakukan pada 6 titik sampling berbeda elevasi (496-901 mdpl) di Kelurahan Soe dan Desa Kuatae. Pengumpulan data meliputi analisis pH, kandungan karbonat, kapasitas tukar kation, dan karbon organik. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan ANOVA untuk mengevaluasi hubungan elevasi dengan karakteristik kimia tanah. Ditemukan variabilitas karakteristik kimia tanah Renzina dan Kambisol Eutrik dalam sistem toposekuen di Kabupaten Timor Tengah Selatan dikontrol secara sistematis oleh posisi topografi, dengan korelasi sangat kuat (r > 0,94, p < 0,01) antara elevasi dan ketersediaan unsur hara yang menghasilkan temuan mengejutkan berupa peningkatan konsentrasi Zn hingga 21 kali lipat dari posisi atas (17,67 mg/kg) ke posisi bawah lereng (367,48 mg/kg) meskipun pH meningkat dari 7,85 menjadi 8,3, menantang paradigma konvensional bahwa pH tinggi mengurangi ketersediaan unsur mikro dan membuktikan dominasi proses geomorfologi melalui mekanisme erosi-deposisi dalam redistribusi hara pada sistem semi-arid tropis. Temuan ini memberikan dasar ilmiah untuk strategi pengelolaan spesifik-lokasi yang membedakan pendekatan rehabilitatif intensif untuk tanah Renzina di posisi atas lereng dengan aplikasi Zn 15-20 kg/ha dan pendekatan korektif untuk Kambisol Eutrik di posisi bawah dengan optimalisasi keseimbangan hara, berkontribusi pada pengembangan precision agriculture berkelanjutan yang dapat meningkatkan efisiensi input hingga 40% dan mendukung ketahanan pangan di Indonesia Timur.
Kata kunci: pengelolaan berkelanjutan; sistem toposekuen; tanah Renzina dan Kambisol Eutrik; variabilitas karakteristik kimia tanah; wilayah semi-arid Indonesia Timur
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















