Identifikasi Hara Makro Primer pada Beberapa Penggunaan Lahan Desa Oesoko, Kabupaten Timor Tengah Utara
Identification of Primary Macro Nutrients in Several Land Uses in Oesoko Village, North Central Timor Regency
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7854Abstract
Desa Oesoko merupakan wilayah pertanian lahan kering dengan dominasi tanah Entisol yang memiliki potensi budidaya tinggi, namun menghadapi kendala kesuburan tanah akibat rendahnya kandungan hara makro primer dan minimnya informasi dasar sifat tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan unsur hara makro primer tanah, yaitu nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), pada tiga tipe penggunaan lahan di Desa Oesoko, Kabupaten Timor Tengah Utara, yakni lahan pekarangan, lahan sawah, dan lahan jagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni–Agustus 2024 dengan metode survei dan analisis laboratorium. Contoh tanah diambil secara purposif dari tiga titik pada setiap tipe penggunaan lahan, lalu dianalisis di laboratorium Kimia Tanah Universitas Nusa Cendana. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan hara makro primer tertinggi secara konsisten terdapat pada lahan sawah, diikuti oleh pekarangan, dan terendah pada lahan jagung. Kandungan nitrogen total tergolong sedang, dengan nilai tertinggi pada lahan sawah (0,29%). Fosfor total juga tertinggi pada lahan sawah (72,17 mg/100g), sedangkan pada lahan jagung terendah (64,06 mg/100g), diduga akibat penanaman berkelanjutan tanpa input organik. Kandungan K2O menunjukkan pola serupa, di mana lahan sawah memiliki kadar tertinggi (44,68 mg/100g). Hasil ini menunjukkan bahwa intensitas pengelolaan dan masukan bahan organik sangat memengaruhi kandungan hara tanah. Oleh karena itu, pengelolaan lahan yang tepat dan berkelanjutan perlu diterapkan untuk menjaga kesuburan tanah dan mendukung produktivitas pertanian
Kata kunci: fosfor total; kalium; nitrogen total; penggunaan lahan; unsur hara makro
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















