Karakteristik Mi Kering yang Disubtitusi Tepung Keladi (Xanthosoma sagitifollium)
Characteristics Of Dry Noodles Substituted with Cocoyam Flour (Xanthosoma sagitifollium)
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7857Abstract
Pemanfaatan sumber daya alam lokal merupakan salah satu terobosan dalam mendukung ketahanan pangan. Tepung keladi merupakan salah satu sumber daya lokal yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Maluku. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik mi kering hasil substitusi tepung keladi dengan tepung terigu. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 6 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak dua kali. Parameter yang diuji adalah parameter fisik, kimia, dan organoleptik. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar air, kadar abu, kadar lemak, dan kadar karbohidrat, semakin meningkat persentase tepung keladi maka nilai parameter tersebut semakin meningkat, sedangkan kadar protein menunjukkan tren penurunan. Hasil analisis fisik untuk parameter warna, nilai L semakin meningkat dengan semakin tinggi persentase tepung keladi, sedangkan waktu pemasakan dan tekstur semakin lama dan semakin kenyal dengan semakin tinggi persentase tepung keladi. Hasil uji mutu hedonik untuk parameter warna, aroma, dan kekenyalan semakin meningkat dengan semakin tinggi persentase tepung keladi sedangkan tingkat kesukaan semakin menurun. Hal ini menunjukkan bahwa masih perlu adanya sesuatu yang baru untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
Kata kunci : Karakteristik kimia, fisik dan organoleptic; mi kering; tepung keladi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















