Analisis Tren dan Pengaruh Konsumsi Padi dan Beras terhadap Jumlah Produksi Padi di Provinsi Banten
Trend Analysis and the Impact of Paddy and Rice Consumption on Paddy Production in Banten Province, Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7858Abstract
Padi dan beras merupakan komoditas pangan utama di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten. Dalam kurun waktu 2015–2024, konsumsi padi-padian per kapita di Banten mengalami penurunan dari 129,5 kg menjadi 120,0 kg/tahun. Di sisi lain, produksi padi menunjukkan fluktuasi signifikan, dengan puncak produksi pada 2017 sebesar 2,4 juta ton, namun menurun drastis pada tahun-tahun berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi dan produksi padi serta memproyeksikan tren produksi sepuluh tahun ke depan. Metode yang digunakan adalah regresi linier sederhana untuk mengukur hubungan antara konsumsi (X) dan produksi (Y), serta metode pertumbuhan eksponensial untuk prediksi produksi jangka panjang. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Banten tahun 2015–2024. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif antara konsumsi dan produksi dengan model Y = 0,0006X – 0,0582. Meskipun nilai koefisien rendah, arah positif menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi diikuti oleh peningkatan produksi. Rata-rata laju produksi tahunan sebesar -0,034 menunjukkan kecenderungan penurunan kapasitas produksi dalam jangka panjang. Penurunan produksi terbesar terjadi di wilayah sentra seperti Pandeglang, Lebak, dan Serang. Temuan ini menunjukkan pentingnya penyesuaian kebijakan produksi terhadap dinamika konsumsi masyarakat, agar tidak terjadi ketidakseimbangan pasokan dan permintaan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan kebijakan pangan daerah yang adaptif dan berkelanjutan.
Kata kunci : Padi; Beras; Konsumsi; Produksi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















