Efektivitas Desain Dryster Eco-House dengan Optimasi Energi Surya untuk Pengeringan Hasil Panen Holtikultura
Effectiveness of the Dryster Eco-House Design with Solar Energy Optimization for Drying Horticultural Products
DOI:
https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7863Abstract
Pertanian holtikultura merupakan salah satu pemegang potensi besar pertanian di Indonesia. Sayangnya, penanganan pascapanen holtikultura, utamanya hasil panen yang berumur pendek masih kurang dikembangkan di Indonesia. DrySter Eco House merupakan salah satu peralatan teknologi tepat guna yang dikembangkan untuk membantu proses pengeringan pascapanen, utamanya untuk produk pertanian yang memiliki nilai ekonomis pada kondisi kering, seperti contohnya jagung atau cabai. Proses pengeringan dengan udara terbuka rawan dengan kontaminasi dan gangguan hujan, sehingga cukup merepotkan petani. Ditambah pengeringan yang memakan waktu lama karena harus dijemur di bawah panas matahari dalam jangka waktu sekitar 2 (dua) minggu. Desain DrySter Eco House mengoptimalkan panas matahari sebagai penimbul efek rumah kaca serta menggunakannya sebagai tenaga untuk menggerakkan blower di dalam rumah kaca. Hal ini menyebabkan pengeringan dapat berjalan lebih efektif sampai 35% disbanding penjemuran konvensional di udara terbuka. Diharapkan adanya penerapan desain DrySter Eco House mampu memberikan keuntungan pada petani dari segi teknologi, ekonomi, lingkungan serta sosial ke depannya.
Kata kunci: pengeringan; Dryer Eco House; holtikultura; panen; hasil pertanian
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
















