Customer - Based Pricing Untuk Produk Pangan Organik
DOI:
https://doi.org/10.31941/jebi.v8i1.159Abstract
Pembangunan pertanian merupakan bagian dari pembangunan ekonomi. Oleh karena itu pembangunan ekonomi suatu wilayah haruslah pula tidak menesampingkan pembangunan pertanian terutama karena hampir lebih dari 40 persen kesempatan kerja nasional berasal dari sektor pertanian.Di samping itu sektor pertanian juga mempunyai banyak peran seperti penyedia utama kebutuhan pangan masyarakat Indonesia yang merupakan kebutuhan dasar dan hak asasi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia yang merupakan kebutuhan dasar dan hak asasi manusia, serta merupakan pasar yang sangat besar untuk prosuk manufaktur yang meggunakan bahan baku dari hasil pertanian. Sektor pertanian terbukti merupakan sektor yang paling mampu bertahan dalam deraan krisis moneter yang dialami beberapa tahun yang lalu. Di saat semua sektor mengalami kontraksi pertumbuhan hingga mengalami pertumbuhan yang negatf, sektor pertanian mampu membuktikan diri sebagai penyangga ekonomi nasional. Namu demikian, sektor pertanian tidak mampu menjanjikan kesejahteraan yang merata pada masyarakat yang bekerja pada sektor ini, oleh karena itu salah satu sektor yang paling efektif untuk mengentaskan kemiskinan di wilayah pedesaan adalah melalui peningkatan mereka yang bekerja di sektor pertanian.
Jauh sebelum zaman klasik yaitu pada abad ke - 7 dan ke -8 Masehi para sarjana ekonomi Islam telah membicarakan sektor-sektor penting dalam ekonomi, baik mengenai perkembangannnya maupun peranan dari masing-masing sektor kehidupan. Salah seorang ekonom muslim bernama Muhammad bin Hasan atau yang dikenal dengan nama Imam Syaibani mengamukakan bahwa pertanian adalah sektor pertama dan yang terpenting serta paling produkitif dari segala usaha/ekonomi manusia (Zainal Abidin Ahmad, 1979, h.35). Beberapa sarjana muslim lainnya juga mendukung pendapat tersebut tetapi bukan berarti meninggalkan sektor kegiatan lainnya; ekonomi pembangunan mengharuskan industrialisasi dan lain sebagainya tetapi tidak boleh melalaikan urusan tanah atau pertanian secara keseluruhan karena kepada tanah tergantung hidup manusia.
Downloads
Published
2015-07-29
Issue
Section
Artikel
License
Authors who publish with JEBI: Jurnal Ekonomi dan Bisnis agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the JEBI: Jurnal Ekonomi dan Bisnis right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





