Hubungan Dukungan Keluarga dan Penerimaan Diri Terhadap Self Management Pada Pasien Hipertensi di RSUD dr. R. Soetijono. Blora

Authors

  • Oktarjivika Pidie Kartika Dewi STIKES Telogorejo Semarang
  • Sri Puguh Kristiyawati STIKES Telogorejo Semarang
  • Arlies Zenitha Victoria STIKES Telogorejo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31941/pn.v1i01.2073

Abstract

Jumlah kasus hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 63.309.620 orang. Tingginya kejadian hipertensi dipengaruhi oleh tingkat kesadaran yang masih rendah. Maka Dibutuhkan upaya dalam penanganan hipertensi, salah satunya yaitu dengan menigkatkan self management. Keberhasilan dari self management dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, penerimaan diri dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan penerimaan diri terhadap self management pasien hipertensi di RSUD dr. R. Soetijono Blora. Rancangan penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sample dalam penelitian ini adalah 38 responden dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan self management dengan p value 0,007. Tidak terdapat hubungan antara penerimaan diri dengan self management dengan p value 0,882. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar perawat dapat memahami bahwa self management pasien hipertensi dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Kata kunci : hipertensi, dukungan keluarga, penerimaan diri, self management

Author Biographies

Oktarjivika Pidie Kartika Dewi, STIKES Telogorejo Semarang

Saya Oktarjivika Pidie Kartika Dewi, adalah mahasiswa program profesi ners STIKES Telogorejo Semarang

Sri Puguh Kristiyawati, STIKES Telogorejo Semarang

Saya Ns. SriPuguh Kristiyawati, M.Kep., Sp.MB, bekerja sebagai staf pengajar di Prodi S-1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang, pada Departeman/Keilmuan Keperawatan Medikal Bedah

Arlies Zenitha Victoria, STIKES Telogorejo Semarang

Saya Ns. Arlies Zenitha Victoria, M.Kep., bekerja sebagai staf pengajar di Prodi S-1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang, pada Departeman/Keilmuan Keperawatan Gawat Darurat, Kritis, dan Bencana, serta Keperawatan Medikal Bedah

References

KemkesRI. (2013). Pedoman Teknis Penemuandan Penatalaksanaan hipertensi. http://p2ptm.kemkes.go.id/uploads/2016/10/Pedoman-Teknis- PenemuandanTatalaksana-Hipertensi.pdf uploads/2016/10/Pedoman-TeknisPenemuan-dan-Tatalaksana-Hipertensi. pdf. Diakses Pada Tanggal 22 April 2021

WHO. (2019). Hypertension WHO. https://www.who.int/news-room/fact- sheets/detail/hypertension. Diakses Pada Tanggal 30 April 2021

Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Riskesdas. (2013). Hasil Utama Riskesdas 2013. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Dinkes Blora. (2018). Profil Kesehatan Kabupaten Blora Tahun 2017. http://data.jatengprov.go.id/dataset/data-profil-kesehatan-tahun- 2017.Diperoleh Pada Tanggal 22 Januari 2021

Manuntung, A. (2018). Terapi Perilaku Kognitif pada Pasien Hipertensi. Malang.

Wineka Media.

Azhari, M. H. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Makrayu Kecamatan Ilir Barat II Palembang. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 23-30.

Riadi, M. 2017. Pengertian, Aspek, Tahapan dan Faktor Penerimaan Diri. https://www.kajianpustaka.com/2017/12/pengertian-aspek-tahapan-dan- faktor-penerimaan-diri.html. Diperoleh Pada Tanggal 09 Februari2021

Isnaini, N., & Lestari, I. G. (2018). Pengaruh Self management terhadap Tekanan Darah Lansia yang Mengalami Hipertensi. Indonesian Journal for Health Sciences.2(1).7-18.

Fitriani, M., & Muflihatin, S. K. (2020). Hubungan Penerimaan Diri dengan Manajemen Diri pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda. Borneo Student Research (BSR).2(1). 144-150.

Delavar, F., Pashaeypoor, S., & Negarandeh, R. (2020). The Effects of Self- Management Education Tailored to Health Literacy on Medication Adherence and Blood Pressure Control Among Elderly People with Primary Hypertension: A randomized controlled trial. Patient education and counseling. 103(2).336-342.

Nuraeni, E. (2019). Hubungan Usia dan Jenis Kelamin Beresiko dengan Kejadian Hipertensi di Klinik X Kota Tangerang. Jurnal JKFT, 4(1), 1-6.

Kusumawaty, J., Hidayat, N., & Ginanjar, E. (2016). Hubungan Jenis Kelamin dengan Intensitas Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Lakbok Kabupaten Ciamis. Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 16(2), 46-51

Agrina, A., Rini, S. S., & Hairitama, R. (2011). Kepatuhan lansia penderita hipertensi dalam pemenuhan diet hipertensi. Sorot, 6(1), 46-53.

Ayuni, D. (2020). Asuhan Keperawatan Keluarga pada Pasien Post Operasi Katarak. Sumatra Barat : Pustaka Galeri Mandiri

Ayuni, D. (2020). Asuhan Keperawatan Keluarga pada Pasien Post Operasi Katarak. Sumatra Barat : Pustaka Galeri Mandiri

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yatim, H. M., Wong, Y. Y., Neoh, C. F., Lim, S. H., Hassali, M. A., & Hong, Y. H. (2019). Factors influencing patients' hypertension self-management and sustainable self-care practices: a qualitative study. Public health. 173. 5-8.

Published

2022-08-27