The Effect of Thirty-Minute Walking on Blood Pressure in Adolescents at the Bachelor of Nursing Study Program Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Authors

  • eka zuliatun Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Emi Nurlaela

DOI:

https://doi.org/10.31941/pn.v4i02.8048

Abstract

Latar Belakang: Rendahnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor risiko meningkatnya tekanan darah pada remaja. Jalan kaki selama tiga puluh menit merupakan aktivitas fisik sederhana yang mudah dilakukan dan berpotensi membantu mengendalikan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jalan kaki tiga puluh menit terhadap tekanan darah pada remaja.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain pre experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel pada penelitian mahasiswa semester satu di Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Teknik pengambilan sampel purposive sampling jumlah 30 responden. Intervensi berupa jalan kaki tiga puluh menit selama tiga kali berturut-turut. Pengukuran tekanan darah sebelum dan lima menit sesudah intervensi menggunakan tensimeter digital. Analisis data menggunakan uji paired t-test.

Hasil: Rerata tekanan darah sistolik sebelum intervensi adalah 114,30 mmHg dan sesudah 111,23 mmHg. Uji paired t-test menunjukkan adanya pengaruh terhadap tekanan darah sistolik (p < 0,05). Sedangkan pada tekanan darah diastolik sebelum intervensi 81,70 mmHg dan sesudah intervensi 79,43 mmHg, namun hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh terhadap tekanan darah diastolik (p > 0,05).

Simpulan: Jalan kaki tiga puluh menit berpengaruh terhadap tekanan darah sistolik pada remaja, namun tidak berpengaruh terhadap tekanan darah diastolik. Aktivitas jalan kaki dapat direkomendasikan sebagai salah satu upaya nonfarmakologis dalam menjaga kestabilan tekanan darah pada remaja.

 

Kata Kunci: Jalan kaki, Tekanan darah, Remaja

Downloads

Published

2026-10-06