PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KONDISI LOW BACK PAIN AKIBAT KOMPRESI VERTEBRA LUMBAL II – V
DOI:
https://doi.org/10.31941/jurnalpena.v19i1.11Abstract
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kondisi Low Back Pain Akibat Kompresi Vertebra L II-V. Didalam pembuatan karya tulis ini dimaksudkan untuk memberikan informasi, pengetahuan dan pemahaman tentang low back pain atau nyeri pinggang pada daerah tulang-tulang L1 sampai sacrum dan otot-otot sekitarnya, sehingga menyebabkan timbulnya problematika baik pada kapasitas fisik dan kemampuan fungsional.Dan modalitas yamg di berikan adalah IR(lnfra Red), TENS(Trascutaneus Electical Nerve Stimulation), dan terapi latihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh Infra Red (IR), massage, terapi latihan dan TENS dalam mengurangi nyeri, spasme otot, meningkatkan LGS dan meningkatkan ADL.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Untuk memberikan penanganan yang efektif dan efisien, maka dilakukan suatu metode pemeriksaan nyeri dengan VDS(Verbal Descriptive Scale) keterbatasan gerak dengan midline, kekuatan otot dengan MMT(Manual Muscle Testing). Untuk mengatasi permasalahan di atas dapat digunakan modalitas berupa IR(Infra Red) TENS(Trascutaneus Electrical Nerve Stimulation) dan terapi latihan. Dari modalitas tersebut didapatkan hasil yang cukup berarti yaitu nyeri berkurang, spasme menurun, LGS(Lingkup Gerak Sendi) bertambah, kekuatan otot bertambah dan kemampuan aktifitas fungsional bertambah.
Kata kunci: Penatalaksanaan Fisioterapi, Low back pain, IR dan TENS.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Hak publikasi jurnal menjadi milik pengelola jurnal dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral publikasi menjadi milik penulis.
- Aspek legal formal terhadap aksesibilitas publikasi jurnal mengacu pada lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yangberarti bahwa publikasi dapat dimanfaatkan dengan tujuan non-komersial dan dalam bentuk aslinya (tidak dapat dimodifikasi).
- Setiap publikasi jurnal (cetak/elektronik) bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pihak tertentu.