ANALISIS LOGAM BERAT TIMBAL (Pb)PADA IKAN LELE (Clarias sp.) YANG DIBUDIDAYAKAN DI KOTA PEKALONGAN
DOI:
https://doi.org/10.31941/jurnalpena.v28i2.144Abstract
Timbal (Pb) merupakan jenis logam berat yang bersifat toksik, yang ketika masuk ke dalam tubuh akan terikat dengan protein sehingga hanya sedikit yang diekskresikan (Sudarwin, 2008). Ikan lele merupakan jenis ikan tawar yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Selain kandungan gizinya yang baik, harga ikan lele juga terjangkau. Analisis logam berat Pb pada ikan lele yang dibudidayakan di Kota Pekalongan diharapkan mampu menjamin hasil budidaya ikan lele yang akan dikonsumsi oleh masyarakat bebas dari kandungan logam berat yang berbahaya, sehingga aman dikonsumsi dan menyehatkan. Sampel logam berat Pb diambil dari empat wilayah pembudidayaan di Kota Pekalongan, yakni Tirto, Dekoro, Jenggot, dan Panjang. Kandungan logam berat Pb dianalisis dengan menggunakan metode spektrofotometer serapan atom (AAS). Hasil analisis menunjukkan tiap sampel ikan lele hasil budidaya empat lokasi di Kota Pekalongan memiliki kandungan logam berat timbal (Pb) pada rentang 8,3 – 39,45 μg/kg bb. Kadar logam berat Pb hasil analisis tiap sampel masih berada di bawah ambang batas maksimal kandungan logam berat Pb.
Kata kunci: ikan lele, Pb, pekalongan
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Hak publikasi jurnal menjadi milik pengelola jurnal dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral publikasi menjadi milik penulis.
- Aspek legal formal terhadap aksesibilitas publikasi jurnal mengacu pada lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yangberarti bahwa publikasi dapat dimanfaatkan dengan tujuan non-komersial dan dalam bentuk aslinya (tidak dapat dimodifikasi).
- Setiap publikasi jurnal (cetak/elektronik) bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pihak tertentu.