ANALISIS KUALITAS AIR TANAH DAERAH TERDAMPAK ROB SEBAGAI UPAYA UNTUK MENDAPATKAN SUMBER AIR BERSIH DAN MENANGGULANGI PENURUNAN TANAH

Authors

  • Maghfiroh Maghfiroh Universitas Pekalongan
  • Mutadin Mutadin Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/jurnalpena.v35i2.1564

Keywords:

Water quality, rob, clean water, land subsidence

Abstract

Seawater eruption disasters has an impact on changes in the concentration of groundwater chemical species. This can affect the quality of groundwater which is commonly used as a source of clean water. The concentration of chemical species in groundwater determines whether the water is suitable for consumption by the community. The eligibility is based on the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 492/Menkes/Per/IV/2010. The quality of groundwater was seen from the parameters of pH, chloride ion concentration, sulfate ion concentration, and water hardness. Analysis of pH was measured by the SNI 6989.11: 2019 method (using a pH meter), analysis of chloride ions and sodium ions using SNI 6989.19: 2009 (argentometry), and salinity analysis. The results of this study indicate that tidal inundation and distance from the sea affect the quality of groundwater in Wonokerto, Pekalongan. Well water in all villages in Wonokerto qualified the environmental health quality standards and water health requirements for sanitation hygiene purposes, but not all of them qualified the requirements for drinking water according to Indonesian health minister regulations.

Author Biographies

Maghfiroh Maghfiroh, Universitas Pekalongan

Program Studi D3 Teknologi Batik Fakultas Teknik Universitas Pekalongan

Mutadin Mutadin, Universitas Pekalongan

Program Studi D3 Teknologi Batik Fakultas Teknik Universitas Pekalongan

References

Anonim. 2019. SNI 6989.11:2019 Tentang Cara Uji Derajat Keasaman (pH) menggunakan pH Meter. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Anonim. 2019. SNI 6989.20:2019 SNI 6989.19:2009 Tentang Cara Uji Klorida dan Natrium, Cl- dan Na+ dengan metode argentometri. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pekalongan. 2019. Kecamatan Wonokerto dalam Angka 2019. Kabupaten Pekalongan

Cashiro, L. 2013. Pengaruh Air Rob terhadap Kualitas Air Sumur di Daerah Pesisir Kota Semarang. Skripsi. Program Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang.

Hardoyo, S. R., Sudrajat, dan Kurniawan, A. 2014. Aspek Sosial Banjir Genangan (Rob) di Kawasan Pesisir. UGM. Press. Yogyakarta.

Kasbullah, A.A. dan Marfai, M.A. 2014. Pemodelan Spasial Genangan Banjir Rob dan Penilaian Potensi Kerugian pada Lahan Pertanian Sawah Padi Studi Kasus Wilayah Pesisir Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Geoedukasi, Vol. 3, No. 2, hal. 83-91.

Khayah, N. 2016. Penilaian Kerentanan Akuifer terhadap Intrusi Air Laut di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Skripsi. Program Studi S1 Geografi dan Ilmu Lingkungan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada.

Lasmita, R., Mulyadi, A., Fauzi, M. 2020. Analisis Pengelolaan Air Program Pamsimas sebagai Sumber Air Bersih di Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Ilmu Lingkungan, Vol. 14, No. 1, hal 66-79.

Marfai, M.A., Mardiatno, D., Cahyadi, A., Nucifer, F., dan Prihatno, H. 2013. Pemodelan Spasial Bahaya Banjir Rob berdasarkan Skenario Perubahan Iklim dan Dampaknya di Pesisir Pekalongan. Jurnal Bumi Lestari, Vol. 13, No. 2, hal. 244-256.

Mediani, A. 2020. Optimasi Hasil Produksi Pertanian berdasarkan Kualitas Air Irigasi Wilayah Pesisir di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Skripsi. Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2010. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2017. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 32 tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua, dan Pemandian Umum.

Nahyo, Sudarno, dan Setiadji, B.H. 2015. Durabilitas Campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (Hrs-Wc) Akibat Rendaman Menerus Dan Berkala Air Rob. Jurnal Teknik Sipil Unaya, Vol. 1, No. 2, hal. 141-154.

Noson, L. 2002. Hazard mapping and risk assessment. Paper presented at The Regional Workshop on Best in Disaster Mitigation, Bali, Indonesia.

Nurdiantoro, D. dan Arsandrie, Y. 2020. Dampak Banjir Rob terhadap Permukiman di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur. Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta

Downloads

Published

2021-10-04