Hubungan Antara Beban Kerja dengan Kelelahan kerja pada Pekerja Buruh Angkut
DOI:
https://doi.org/10.31941/jurnalpena.v19i2.21Abstract
Lokasi Beteng yang berdekatan dengan pasar johar merupakan pusat perdagangan dari berbagai komoditi yang dibutuhkan masyarakat. Pada jalan tersebut terdapat 47 orang buruh angkut, yang rata–rata mengangkat beban antara 75–100 kg sekali angkat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah faktor apakah yang berhubungan dengan kelelahan pada buruh angkut di Jalan Beteng Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Beban Kerja dengan kelelahan buruh angkut di Jalan Beteng Semarang.Desain penelitian dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian sebanyak 47 orang. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah Non-Probability sampling dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sampel 20 orang. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner, data pengukuran serta observasi.
Hasil penelitian dengan menggunakan uji t menunjukan adanya hubungan antara berat beban dengan kelelahan buruh angkut dengan nilai p 0,018 < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan yang nyata antara berat beban dengan tingkat kelelahan. Hasil analisis ini juga menunjukkan bahwa berat beban semakin tinggi menyebabkan tingkat kelelahan yang tinggi pula.
Saran yang dapat diberikan untuk mengurangi kelelahan karena berat beban yang berlebihan ialah pembuatan jadwal waktu istirahat yang cukup, penggunaan alat Bantu untuk tiap pengangkatan beban yang melebihi batas serta perlu diselenggarakan Kelompok Unit Kesehatan Kerja di lokasi Jalan Beteng Semarang.
Kata Kunci : Berat beban, Frekuensi angkat, Kelelahan, Buruh angkut
Downloads
Published
2016-10-03
Issue
Section
Article
License
- Hak publikasi jurnal menjadi milik pengelola jurnal dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral publikasi menjadi milik penulis.
- Aspek legal formal terhadap aksesibilitas publikasi jurnal mengacu pada lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yangberarti bahwa publikasi dapat dimanfaatkan dengan tujuan non-komersial dan dalam bentuk aslinya (tidak dapat dimodifikasi).
- Setiap publikasi jurnal (cetak/elektronik) bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pihak tertentu.