Kesiapan Implementasi Blended Learning Di Universitas Pekalongan
Keywords:
blended learning, implementasiAbstract
Abstract.
Penelitian ini berjudul Kesiapan Implementasi Blended Learning di Universitas Pekalongan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) mendeskripsikan kesiapan mahasiswa dan dosen Unikal dalam pelaksanaan blended learning, dan (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan blended learning di kampus Unikal. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Dosen -dosen di Universitas telah siap dalam melaksanakan blended leaning (2) Perlu peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana untuk pembelajaran blended learning (3) Faktor penghambat utama dalam online learning adalah sinyal
References
A.D. Ramadani, Sulthoni, dan A. Wedi, 2019. Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Implementasi Blended Learning di Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang, Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan 2(1), 62-67.
Carman, J.A. 2005. Blended learning Design: Five Key Ingredients. (Online). (http://www.agilantlearning.com/pdf/Blended-Learning-Design.pdf/, diakses tanggal 1 Juni 2018).
D.C. Kristiena, D. Widiaswati, D.C. Sukmajati, 25 Februari 2021, Kilas Kebijakan PSPK. Proses Kebijakan Plended Learning di Masa Pandemi. PSPK. Jakarta. Diakses pada 19 September 2021. https://pspk.id/kilas-kebijakan-pspk-blended-learning/
Idris, H. (2018). Pembelajaran Model Blended Learning. Jurnal Ilmiah Iqra’, 5(1), Vol. 5, No. 2, Desember 2020
Imtikhani, L., dkk. Peran Pendampingan Belajar Blended Learning Di Masa Pandemi Covid-19 Untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Lampuhyang 11 (2) 2021.
M. Taufik Hidayat, T. Junaedi, dan M. Yakob, 2020. Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Tradisi Lisan Aceh, Jurnal Ilmu Mimbar 25(3), 401-410.
Portal Berita Pemprov Jateng, Pemprov Jateng Izinkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Ini Syarat yang Wajib Dipatuhi, 26 Agustus 2021. Diakses pada 19 September 2021. https://jatengprov.go.id/beritaopd/pemprov-jateng-izinkan-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-ini-syarat-yang-wajib-dipatuhi/
Sari, Indah Kartika. Blended Learning sebagai Alternatif Model Pembelajaran Inovatif di Masa Post Pandemi Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu. Volume 5 Nomer 4 Tahun 2021 halaman 2156-2163.
Sugiyono, 2014. Metode Penelitian Pendidikan, Alfabeta, Bandung.
Suhairi dan J. Santi, 2021. Model Manajemen Blended Learning pada Masa Pandemi Covid-19, Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia 6(4), 1977-1996.
S. Yona, 2006. Penyusunan Studi Kasus, Indonesian Journal of Nursing 10(2), 76-80.
Sjukur, S. B. (2013). Pengaruh Blended Learning Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa di Tingkat SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 2(3), 368– Vol. 5, No. 2, Desember 2020
S. Mudiarti, 2018. Penerapan E-learning di Perguruan Tinggi, PERSPEKTIF Ilmu Pendidikan 32(1), 53-68.
S. Riyanto dan H.A. Mumtahana, 2018. Analisis Kesiapan Blended Learning di Lingkungan Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Madiun, Jurnal Sains Komputer & Informatika 2(2), 191-199.
Y. Hendarita, 2019, Model Pembelajaran Blended Learning dengan Media Blog, Kemdikbud, Jakarta. Diakses pada 19 September 2021. https://sibatik.kemdikbud.go.id/inovatif/assets/file_upload/pengantar/pdf/pengantar_3.pdf
Sumber: foto: https://tft.unctad.org/about/strategy/blended-learning/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
- Hak publikasi jurnal menjadi milik pengelola jurnal dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral publikasi menjadi milik penulis.
- Aspek legal formal terhadap aksesibilitas publikasi jurnal mengacu pada lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yangberarti bahwa publikasi dapat dimanfaatkan dengan tujuan non-komersial dan dalam bentuk aslinya (tidak dapat dimodifikasi).
- Setiap publikasi jurnal (cetak/elektronik) bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pihak tertentu.