PEMAKNAAN SIMBOL, WARNA LOKAL, DAN REALITAS SOSIAL DALAM ANTOLOGI PUISI TEGALAN RUWAT DESA

Authors

  • Dina Nurmalisa Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/jurnalpena.v36i2.3012

Keywords:

simbol, warna lokal, realitas sosial, puisi tegalan, semiotika

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan simbol dan warna lokal yang merepresentasikan realitas sosial dalam antologi puisi tegalan Ruwat Desa. Puisi dikaji dengan semiotika Roland Barthes dengan melihat teks puisi sebagai tanda. Simbol dan warna lokal yang dihadirkan dalam puisi merepresentasikan realitas masyarakat kelas bawah. Simbol yang dihadirkan dalam puisi meliputi unsur alam, tubuh, benda, tokoh, perilaku, dan hewan. Warna lokal ditunjukkan melalui penggunaan ungkapan khas Tegal, aspek bunyi yang dihasilkan oleh persajakan, dan kepercayaan terhadap ramalan. Simbol dan warna lokal dalam antologi ini merepresentasikan realitas sosial orang Tegal sebagai kaum yang terpinggirkan dan tergerus oleh arus modernitas.

References

Barthes, R. (1977). Elements of Semiology. London: Jonathan Cape.

Bradford, R. (1997). Stylistic. London: New Fetter Line.

Curtis, R. A. (1997). “People, Poets, Puppets: Popular Performance and the Wong Cilik in Contemporary Java”. Unpublished PhD Thesis, School of Social Sciences and Asian Languages, Curtin University of Technology.

DiYanni, R. (2000). Poetry: An Introduction. USA: The McGraw-Hill Companies, Inc.

Hoed, B.H. (2014). Semiotik dan Dinamika Sosial Budaya. Depok: Komunitas Bambu.

Kurniawan, H. (2009). “Mistisisme Cahaya dalam Kumpulan Puisi Rumah Cahaya Karya Abdul Wachid BS: Kajian Metafora dan Simbol dalam Perspektif Hermeneutika Paul Ricoeur”. Tesis, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada.

Santosa, P. (2014). “Kritik Mitos Hang Tuah Karya Amir Hamzah.” Jurnal Atavisme, Vol 17 No. 1.

Tjahjani, J. (2013). “Ambiguitas Genre dalam Trilogi Les Romanesques Karya Alain Robbe-Grillet”. Disertasi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Utomo, H. (2012). “Bahasa Tegal sebagai Sarana Ekspresi Sastra Tegalan”. Disampaikan dalam Diskusi Sastra Tegalan dalam rangka Peringatan Hari Sastra Tegalan, Tegal, 26 November.

Wasono, S. (2016). “Warna Lokal dalam Sejumlah Karya Sastra Indonesia Mutakhir:

Beberapa Catatan”. Disampaikan dalam Seminar Akademi Jakarta, 24 November.

Published

2022-10-15