Pengembangan Community Based Tourism Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.31941/jurnalpena.v32i1.935Keywords:
Community Based Tourism, TourismAbstract
In an effort to develop community-based tourism object Sand Kencana is a breakthrough for the development of tourism in the City of Pekalongan. Aside from being expected to be able to improve the socio-economic life of the surrounding communities, the development can also increase Regional Original Revenues. The aim of the research to be achieved is to know and analyze the potential and attractiveness of the Pasir Kencana Beach Tourism object and to know and analyze the community-based tourism development strategy in the Pasir Kencana Beach Tourism Object. The contribution in this research is that the concept of community-based tourism development is an effective step to make the tourism sector provide optimal economic benefits to the community because the community is directly involved in tourism management. In addition to providing economic benefits to the community, it will also provide education to the public on how to manage tourism objects, as well as how people understand, implement and maintain the sustainability of the Sapta Pesona concept at tourist sites.References
Barus, S.I.P., Patana, P., dan Afiffudin, Y., 2013. Analisis Potensi Obyek Wisata dan Kesiapan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Kawasan Danau Linting Kabupaten Deli Serdang. Peronema Forenstry Science Journal
Hadiwijoyo,Surya Sakti, 2013, Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat (Sebuah Pendekatan Konsep),Harun, Z., 2014, Model Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Pariwisata yang Berbasis Komunitas Lokal : Kasus di Kota Padang Panjang, Jurnal Antropologi
Moleong, Lexy J. 2010. “Metodologi Penelitian Kualitatif”. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nazir, Moh, 2011, metodologi penelitian.Ghalia Indonesia, Jakarta.
Nugraha, P,S., dan Aliyah, I., 2013, Pengelolaan Kawasan Wisata Berbasis Masyarakat Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Sumberdaya Alam di Kabupaten Karanganyar, Jurnal Cakra Wisata
Sudarto G. 1999. Ekowisata: Wahana Pelestarian Alam Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Yayasan Kalpataru Bahari bekerjasama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia.
Suharasaputra, Uhar, 2012, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Tindaka. Bandung: PT Refika Aditama.
Sukadi, Sutama dan Sanjaya, 2013, Pengembangan Potensi Pariwisata Spiritual Berbasis Masyarakat Lokal di Bali, Jurnal Ilmu Sosial & Humaniora
Suwantoro, Gamal. 2004. Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Suwena, I.K & Widyatmaja, G.N. 2010. Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Denpasar-Bali: Udayana University.
Tanaya, D,R., dan Rudiarto, I., 2014, Potensi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Kawasan Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jurnal Teknik PWK
Wahab, S. 2003. Manajemen Kepariwisataan (alih bahasa: Frans Gromang). Jakarta: Pradnya Paramita
Warang. T. R. 2015. Kajiang Pengembangan Wisata Pantai Di Sulabesi Kabupaten Kepulauan Sula Propinsi Maluku Utara. Skripsi Program Studi Perencanaan Wilayah Dan Kota Universitas Sam Ratulangi Manado.
Yoeti, Oka A. 1996. Pengantar Ilmu Pariwisata. Edisi revisi. Bandung: Angkasa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Hak publikasi jurnal menjadi milik pengelola jurnal dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak moral publikasi menjadi milik penulis.
- Aspek legal formal terhadap aksesibilitas publikasi jurnal mengacu pada lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yangberarti bahwa publikasi dapat dimanfaatkan dengan tujuan non-komersial dan dalam bentuk aslinya (tidak dapat dimodifikasi).
- Setiap publikasi jurnal (cetak/elektronik) bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pihak tertentu.