AKTIVITAS ETNOMATEMATIKA PADA KEARIFAN BUDAYA LOKAL MASYARAKAT PESISIR KOTA PEKALONGAN

Authors

  • Mamta Ika Luthfiani IAIN Pekalongan
  • Yusuf Nalim IAIN Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.31941/delta.v10i2.1737

Keywords:

Aktivitas Etnomatematika, Budaya, Masyarakat Pesisir.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya beberapa aktivitas etnomatematika seperti aktivitas membilang, aktivitas mengukur, aktivitas merancang bangun, aktivitas menentukan arah dan lokasi, aktivitas bermain hal tersebut ada pada kearifan lokal khususnya di Kota Pekalongan yaitu kearifan masyarakat pesisir pantai yaitu ngiteng atau memperbaiki jala ikan untuk menangkap ikan. Selain itu, aktivitas bermain di daerah pesisir diantaranya seperti “jengklek” atau “engklek”, bermain layangan, dan rok umpet. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas etnomatematika pada kearifan budaya lokal masyarakat pesisir Kota Pekalongan dan konsep yang terkandung di dalamnya. Kearifan lokal masyarakat pesisir pantai yaitu ngiteng atau memperbaiki jala ikan untuk menangkap ikan, aktivitas bermain jengklek atau engklek, bermain layangan, dan rok umpet. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif analitik kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kearifan budaya lokal masyarakat pesisir Kota Pekalongan banyak mengandung aktivitas etnomatematika. Di antaranya adalah aktivitas ngiteng, aktivitas membatik, aktivitas menangkap ikan dan aktivitas bermain jengklek atau engklek. Bahwa berbagai aktivitas tersebut berhubungan dengan etnomatematika seperti membilang, mengukur, merancang bangun, menentukan arah dan lokasi, bermain. Sementara itu, konsep matematika yang terdapat dalam aktivitas kearifan budaya lokal masyarakat pesisir Kota Pekalongan adalah ngiteng, mengandung konsep bangun datar; membatik, mengandung konsep bangun datar; menangkap ikan, mengandung konsep matematika sudut; dan bermain jengklek atau engklek, bermain layangan, dan rok umpetyang mengandung konsep matematika bilangan asli dan konsep bangun datar.

Author Biography

Mamta Ika Luthfiani, IAIN Pekalongan

-

References

Aditya, Dedy Yusuf. 2017. “Eksplorasi Unsur Matematika dalam Kebudayaan Masyarakat Jawa”.(Jakarta: Jurnal Formatif.No.3 Desember VII).

Anggito, Albi. dan Johan Setiawan. 2018. “Metode Penelitian Kualitatif”. (Sukabumi: CV Jejak).

Anshori, Muslich. dan Sri Iswati. 2009.Buku Ajar Metodologi Penelitian Kuantitatif. (Surabaya: Airlangga University Press).

Ar Rosyid, Harun. 2021. Masyarakat Pesisir Pekalongan. Wawancara Pribadi. Pekalongan. 22 Februari.

Arikunto, Suharsimi. 2002.Prosedur Penelitian. (Jakarta: Renika Cipta).

Ata,Fadhilah. 2020. “Pengembangan Media Pembelajaran Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung di SMP Berbasis Budaya Masyarakat Pesisir Aceh Utara”. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika. (Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Ar – Raniry).

Azizah, L. 2021. Pengertian Budaya: Ciri-ciri, Fungsi, Unsur, dan Contohnya. Diakses secara online di alamat: https://www.gramedia.com/literasi/budaya/

Azwan. 1998.Metode Penelitian. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar).

Bagia, Wayan. 2015.Perilaku Organisasi.(Yogyakarta: Graha Ilmu). Halaman 140.

Basyaiban, Muhammad Hasbi. 2021. Pengelola Tempat “Batik Jlamprang H. Ismail” Krapyak, Wawancara Pribadi. Pekalongan. 28 Februari.

Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil Kota Pekalongan. “Jumlah PendudukKota Pekalongan”. 2021.https://dindukcapil.pekalongankota.go.id/halaman/jumlah-penduduk-menurut-jenis-kelamin.html (Diakses pada tanggal 29 Januari).

DPM-PTSP Bidang Perikanan dan Kelautan Kota Pekalongan. “Perikanan dan Kelautan”. https://oss.pekalongankota.go.id (Diakses pada tanggal 23 Mei 2021).

Fajriyah, Euis. 2018. “Peran Etnomatematika terkait Konsep Matematika dalam Mendukung Literasi”.(Semarang: PRISMA : Prosiding Seminar NasionalMatematika Universitas Negeri Semarang).

Gerdes, P. 1994. Reflections on Ethnomathematics. For the Learning of Mathematics, Vol. 14 No. 2 hlm.19-22. Tersedia secara online di: https://flm-journal.org/Articles/1CC7C4A1B63D66ADF10C6D5AE98E58.pdf

Ghoni, M. Djunaidi. dan Almanshur Fauzan. 2012. “Metodologi Penelitian Kualitatif”. (Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA).

Hayati, Chusnul. t.th. “Pekalongan sebagai Kota Batik 1950-2007”. (Semarang: Jurnal Jurusan Sejarah FIB UNDIP Semarang).

Hardiarti, Sylviyani. 2017. “Etnomatematika: Aplikasi Bangun Datar Segiempst pada Candi Muaro Jambi”. (Yogyakarta: Aksioma Vol 8 No. 2 November)

Hartindya, Rizkhy Permata. 2019.“Etnomatematika pada Motif Batik Jembersebagai Bahan PembelajaranGeometri Siswa”.Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika. (Jember: Universitas Jember)

Helaluddin. dan Hengki Wijaya. 2019. “Analisis Data Kualitatif: Sebuah Tinjauan Teori dan Praktik”. ( Makkasar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray).

Indriaini, Popi. 2016. “Implementasi Etnomatematika Berbasis Budaya Lokaldalam Pembelajaran MatematikaPada Jenjang Sekolah Dasar”.Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika. (Lampung: Institut Agama Islam Negeri Raden Intan)

Iskandar, Johan. 2016. “Etnobiologi dan Keragaman Budaya di Indonesia”. (Bandung: Umbara: Indonesian Journal Of Anthropology Vol 1 No. 1)

Kamus Besar Bahasa Indonesia. “Aktivitas kebudayaan”. 2020. https://www.kamusbesar.com/aktivitas-kebudayaan (Diakses pada tanggal6 Juli).

Kehi, Yohanes J. dkk. 2019. “Kontribusi Etnomatematika sebagai Masalah Kontekstual dalam Mengembangkan LiterasiMatematika”. (Semarang: Jurnal PRISMA: Prosiding Seminar Nasional Matematika Universitas Negeri Semarang).

Khairadiningsih, Rhofy Nur. 2015. “Eksplorasi Etnomatematika Masyarakat Suku Madura di Sitobondo”.Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika. (Jember: Universitas Jember).

Krapyak Jl. Jlamprang Tempat Aktivitas Membatik “Batik Jlamprang H. Ismail. Observasi.Pekalongan, 28 Februari 2021.

Lies, Ute. dkk. 2019. Komunikasi Budaya dan Dokumentasi Kontemporer. (Sumedang: Unpad Press).

Maryanti. Adhetia, dan Suharti. 2018. “Etnomatematika: Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Budaya dan Matematika”. (Yogyakarta: IndoMath: Indonesia Mathematics Education. No. 1 Februari, I.

Maulidya , Tira Intan. 2020.“Kajian Etnomatematika Terkait Aktivitas Pertanian Tembakau di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah dan Implementasinya dalam Pembelajaran Matematika”.Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika, (Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma).

Muhammad. 2021. Pengelola Tempat Ngiteng Boyongsari. Wawancara Pribadi. Pekalongan. 3 Maret.

Nalim, Yusuf.dan Turmudi Salafudin. 2012. Statistika Desriptif.(Pekalongan: STAIN Pekalongan Press).

Nasution. 2007.“Metode Research: Penelitia Ilmiah”. (Jakarta: PT. Bumi Aksara).

Nazir, Moh. 1988. Metode Penelitian. (Jakarta :Ghalia Indonesia).

Pemerintah Kota Pekalongan “Sejarah Singkat Kota Pekalongan”. 2021. https://pekalongankota.go.id/halaman/sejarah-singkat-3881.html(Diakses padatanggal 29 Januari ).

Pemerintah Kota Pekalongan “Sejarah Singkat Kota Pekalongan”. 2021. https://pekalongankota.go.id/halaman/sejarah-singkat-3881.html(Diakses padatanggal 29 Januari).

Pemerintah Kota Pekalongan. “Geografi Kota Pekalongan”. 2021. https://pekalongankota.go.id/halaman/geografi.html(Diakses padatanggal 29 Januari ).

Qoni, Muhammad. 2021. Pengelola Tempat “UD Kaliyan Nelayan” Panjang Baru. Wawancara Pribadi. Pekalongan. 3 Maret.

Rahayu, Salsabila Maharani S. 2021. Masyarakat Pesisir Pekalongan, Wawancara Pribadi, Pekalongan, 22 Februari.

Rachmawati, Inda. t.th. “Eksplorasi Etnomatematika masyarakat Sidoarjo”. (Surabaya: MATHEdunesa: Jurnal Program Studi Matematika Universitas Negeri Surabaya).

Rama, dkk. 2020. “Etnomatematika pada Sarung Tenun Goyor Khas Pemalang”. (Pekalongan: ProSANDIKA: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pekalongan)

Rohmadina, Febi Anggita. 2017. “Etnomatematika pada Aktivitas Tukang Bangunan Masyarakat Jawa di Desa Kencong”.Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika, (Jember: Universitas Jember).

Rudhito, M. Andy. dkk. 2019. Matematikadalam Budaya: Kumpulan Kajian Etnomatematika. (Yogyakarta: Garudhawaca).

S. Sirate, Sitti Fatimah. 2011.“Studi Kualitatif tentang Aktivitas Etnomatematika dalam Kehidupan Masyarakat Tolaki.(Makassar: Lantera Pendidikan. No.2 Desember. XIV).

Safitri, Ruspa Dewi. 2019. “Analisis Kemampuan Representasi Geometri dalam Pembelajaran Matematika dengan Strategi Heuristik Krulik Rudnick Berbasis Etnomatematika Pesisir”.Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika. (Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah).

Sarwono, Jonathan. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. (Yogyakarta: Graha Ilmu).

Sari, Larissa Angestia. 2009. “Pekalongan Batik Center”. Skripsi Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik. (Semarang: Universitas Dipenegoro)

Satria, Arif. 2015.Pengantar Sosiologi MasyarakatPesisir.(Jakarta: PustakaObor Indonesia).

Sugiono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. (Bandung: Alfabeta).

Sulistyani, Arum Purba. dkk. 2019. “Eksplorasi Etnomatematika Rumah Adat Joglo Tulungagung”, (Tulungagung: Media Pendidikan Matematika: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika IkIP Mataram) Vol.7No.1.

Supardi. 2005. Metodologi Penelitian Ekonomi Bisnis. (Yogyakarta: UII-Press).

Tamboto,Henry J.D. dan Allen A.CH. Manongko. 2019. Model Pengentasan kemiskinan Masyarakat Pesisir: Berbasis Literasi Ekonomi dan Modal Sosial.(Malang: CV. Seribu Bintang).

Turmudi. 2018. “Kajian Etnomatematika: Belajar Matematika dengan Melibatkan Unsur Budaya”. (Bandung : Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia Universitas Pendidikan Indonesia).

Ubayanti, Chandra Sri. dkk. 2016. “Eksplorasi Etnomatematika pada Sero (Set-Net): Budaya Masyarakat Kokas Fakfak Papua Barat”. (Jayapura: Jurnal Ilmiah Matematika dan Pembelajarannya. No.1 Februari. I).

Udin. 2021. Nelayan. Wawancara Pribadi. Pekalongan. 3 Maret 2021.

Untung, Moh. Slamet. 2019. Metodologi Penelitian: Teori dan Praktik Riset Pendidikan dan Sosial. (Yogyakarta : Litera).

Uzakiyah, Lailatus Sifa. 2019. “Analisis Tradisi Sekura pada Masyarakat Lampung Pesisir Kabupaten Lampung Barat Dilihat dari Perspektif Etnomatematika sebagai Alternatif Sumber Belajar”. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika.(Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan).

Wicaksono K. 2018. Tahukah Berapa Jumlah Warisan Budaya Tak Benda Milik Indonesia?, dikutip dari: https://kabar24.bisnis.com/read/20180226/15/742973/tahukah-berapa-jumlah-warisan-budaya-tak-benda-milik-indonesia.

Zaenuri dan Nurkaromah Dwidayati. 2018.“Menggali Etnomatematika: Matematika sebagai Produk Budaya”.(Semarang: Jurnal PRISMA: Prosiding Seminar Nasional Matematika Universitas Negeri Semarang)

Downloads

Published

2022-08-16