HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS SISWA KELAS VIII
DOI:
https://doi.org/10.31941/delta.v10i2.1806Keywords:
kemampuan penalaran matematis, self-efficacy, dan Teorema PhytagorasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan penalaran matematis dan Self-efficacy pada materi teorema Pythagoras siswa kelas VIII SMPN 2 Batangtoru pada tahun ajaran 2021-2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Batangtoru dengan jumlah siswa 68 siswa. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan dua instrument yaitu tes kemampuan penalaran matematis dan angket self-efficacy. Analisis data pada penelitian ini terbagi atas dua bagian yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif menggambarkan kondisi kemmapuan penalaran matematis dan self-efficacy secara keseluruhan. Sementara itu analisis inferensial menggunakan uji korelasi Pearson Product-Moment untuk mengetahui hubungan antara kemampuan penalaran matematis dan self-efficacy. Hasil penelitian dari analisis deskriptif diperoleh sebanyak 56,25% siswa memiliki kemampuan penalaran pada kategori kurang sedangkan self-efficacy sebanyak 56% berada pada kategori tinggi . Dan dari hasil analisis inferensial diperoleh tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan penalaran matematis dan self-efficacy (sig 0,275 > 0,05). Dengan besar nilai korelasi 0,291 yang menunjukkan hubungan yang lemah.
References
Absorin, A., & Sugiman, S. (2018). Eksplorasi kemampuan penalaran dan representasi matematis siswa sekolah menengah pertama. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 13(2), 189–202.
Aprisal, A., & Arifin, S. (2020). KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA DAN SELF-EFFICACY SISWA SMP. Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 8(1), 31–40.
Bandura, A. (1995). Self-efficacy in changing societies. Cambridge university press.
Cohen, L. (2007). Experiments, quasi-experiments, single-case research and meta-analysis (Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. in Eds) Research methods in education.(6th eds.). London: Routledge Falmer.
Depdiknas. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 22 Tahun 2006, tentang Standar Isi.
Hadiat, H. L., & Karyati, K. (2019). Hubungan kemampuan koneksi matematika, rasa ingin tahu dan self-efficacy dengan kemampuan penalaran matematika. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 6(2), 200–210.
Hendriana, H., Rohaeti, E. E., & Sumarmo, U. (2017). Hard skills dan soft skills matematik siswa. Bandung: Refika Aditama.
Hidayati, A., & Widodo, S. (2015). Proses penalaran matematis siswa dalam memecahkan masalah matematika pada materi pokok dimensi tiga berdasarkan kemampuan siswa di sma negeri 5 kediri. Repository Publikasi Ilmiah, 131–143.
Himmi, N. (2017). Korelasi Self Efficacy Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa Semester Pendek Mata Kuliah Trigonometri Unrika T.a. 2016/2017. PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 6(2), 143–150. https://doi.org/10.33373/pythagoras.v6i2.941
Jeannotte, D., & Kieran, C. (2017). A conceptual model of mathematical reasoning for school mathematics. Educational Studies in Mathematics, 96(1), 1–16.
NCTM. (2000). Principle and Standards for School Mathematics. NCTM.
Sugandi, A. I., Bernard, M., & Linda, L. (2020). EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING BERBASIS MASALAH BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DI ERA COVID-19. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(4), 993–1004.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















