Tingkat Kemandirian Belajar Siswa Kelas X Dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
DOI:
https://doi.org/10.31941/delta.v11i2.2173Keywords:
Tingkat Kemandirian Belajar, pembelajaran tatap muka terbatasAbstract
Pandemi covid 19 yang terjadi memberikan banyak tantangan dalam kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Pembelajaran tatapmuka terbatas merupakan solusi pembelajaran yang diakukan pada masa pandemi covid-19. Dengan pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan juga oleh SMA Negeri 4 Sintang dimana mereka belajar online menggunakan googlet meet, zoom, whatshap group dan classroom. Penelitian ini ingin melihat tingkatan kemandirian belajar kelas X dalam Pembelajaran tatap muka terbatas. Riset ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriftif menggunakan instrumen data angket kemandirian belajar dengan 9 indikator yang dibagikan secara online melalui google formulir. Riset ini menggunakan sampel dari kelas X sebanyak 15 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu rumus presentase jawaban siswa dan dideskripsikan menggunakan kriteria penafsiran presentase jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata secara keseluruhan kemandirian siswa dalam belajar sebesar 3,57% yang diperoleh dari 15 siswa yang mengisi angket. Berdasarkan hasil presentase tersebut berarti bahwa sebagian besar siswa masih belum mampu untuk belajar mandiri, namun mengingat pentingnya kemandirian belajar siswa maka perlu untuk selalu ditingkatkan lagi.
References
Achmad, Aisyah Hariyani, et al. “Pengaruh Keaktifan Belajar, Kemandirian Dan Kreativitas Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas IX SMP.” Issues in Mathematics Education (IMED), vol. 4, no. 1, 2020, p. 11, https://doi.org/10.35580/imed15287.
Http://Repository.Stkippacitan.Ac.Id. no. 3, 2021, pp. 2–3.
Jannah, Prasetyo &. “Metode Penelitian Metode Penelitian.” Metode Penelitian Kualitatif, no. 17, 2010, p. 43.
Kasmir. “Bab 1 Pendahuluan.” Pelayanan Kesehatan, no. 2015, 2018, pp. 3–13, http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/23790/4/Chapter I.pdf.
Parinata, Dwi, and Nicky Dwi Puspaningtyas. “Optimalisasi Penggunaan Google Form Terhadap Pembelajaran Matematika.” Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika, vol. 3, no. 1, 2021, p. 56, https://doi.org/10.33365/jm.v3i1.1008.
Rahayu, Ira Fitria, and Indrie Noor Aini. “Analisis Kemandirian Belajar Dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa SMP.” Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, vol. 4, no. 4, 2021, pp. 789–98, https://doi.org/10.22460/jpmi.v4i4.789-798.
Sangadah, khotimatus, and Jesslyn Kartawidjaja. “Pengaruh Keaktifan Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika SDN 6 Metro Barat Tahun Pelajaran 2019/2020.” Orphanet Journal of Rare Diseases, vol. 21, no. 1, 2020.
Suryani, Lely, et al. “Analisis Implementasi Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Di Masa New Normal.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 6, no. 3, 2022, pp. 2234–44, https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1915.
Widyastuti, and Mukti Priscillia. Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematic Project Terhadap Keaktifan Belajar Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 2 Salatiga. 2017, pp. 7–20.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















