UPAYA MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU MAHASISWA MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATA KULIAH EVALUASI PROSES DAN HASIL PEMBELAJARAN MATEMATIKA
DOI:
https://doi.org/10.31941/delta.v5i1.389Keywords:
rasa ingin tahu, pembelajaran berbasis proyek, evaluasi, pembelajaran matematikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu mahasiswa pada mata kuliah Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. Langkah-langkah pembelajaran berbasis proyek dimulai dengan memberikan pertanyaan mendasar, mendesain rencana proyek, membuat jadwal, memantau kemajuan proyek, menilai hasil, dan mengevaluasi pengalaman. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan desain Kemmis & McTaggart yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 mahasiswa semester V tahun ajaran 2016/2017. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan perkuliahan, angket rasa ingin tahu, serta penilaian tugas proyek dan rubrik penilaiannya. Analisis data dilakukan melalui analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuliahan dengan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan rasa ingin tahu mahasiswa setelah dua siklus.
References
Anderson, L. W. 2003. Classroom assessment: Enhancing the quality of teacher decision making. New Jersey, Mahwah: Lawrence Erlbaum Associates.
Azwar, S. 1996. Tes prestasi: Fungsi dan pengembangan pengukuran prestasi belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Elliott, S. N., Kratochwill, T. R., Cook, J. L., & Travers, J. F. 2000. Educational psychology: Effective teaching, effective learning (3rd ed.). New York: Mc Graw Hill.
Ismayani, A., & Nuryanti. 2016. Penerapan project-based learning dalam pembelajaran matematika untuk meingkatkan kemampuan komunikasi matematis dan aktivitas belajar siswa. Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya (KNPMP I) (pp. 713-721). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. 2014. The action research planner: Doing critical participatory action research. Singapore: Springer.
Mardapi, D. 2012. Pengukuran, penilaian, dan evaluasi pendidikan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Matheson, D., & Spranger, K. 2001. Content analysis of the use of fantasy, challenge, and curiosity in school based nutrision education programs. Journal of Nutrition Education, 33(1), 10-16.
Mikulec, E., & Miller, P. C. 2012. The odd couple: Freire and the intasc teacher education standards. Journal of Thought, 34-48.
Patton, A. 2012. Work that matters: The teacher's guide to project based learning. California: Paul Hamlyn Foundation.
Schmitt, F. F., & Lahroodi, R. 2008. The epistemic value of Curiosity. Educational Theory, 58(2), 125-148.
Sudarya, Y. 2008. Pengembangan project based learning dalam mata kuliah evaluasi pembelajaran di PGSD Bumi Siliwangi UPI. Jurnal Pendidikan Dasar, 1-4.
Thomas, J. W. 2000. A review of research on project based learning. San Rafael: The Autodesk Foundation.
Widiyatmoko, A., & Pamelasari, S. D. 2012. Pembelajaran berbasis proyek untuk mengembangkan alat peraga IPA dengan memanfaatkan bahan bekas pakai. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(1), 51-56.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















