Mengenal Kecerdasan Emosional Dalam Pembelajaran Matematika
DOI:
https://doi.org/10.31941/delta.v2i1.474Keywords:
emosi, kecerdasan emosional, pembelajaran matematikaAbstract
Artikel ini membahas mengenai apa itu emosi, emotional Quotion, dan bagaimana pentingnya dalam proses pembelajaran matmatika. Kegiatan pembelajaran di sekolah biasanya hanya menekankan pada transformasi informasi faktual dan pengembangan penalaran yaitu pemikiran logis menuju pencapaian satu jawaban benar atau salah padahal seorang siswa terkadang menghadapi masalah yang berkaitan dengan aktivitas atau tugas-tugas belajarnya. Berbagai hasil penelitian menunjukan bahwa anak-anak yang dilatih emosinya sungguh-sungguh mampu mengontrol emosinya di kemudian hari. Untuk belajar matematika diperlukan pikiran yang tenang, santai tapi serius, dan bersemangat. Oleh karenanya siswa harus bisa memange emosinya sehingga dalam keadaan stabil sehingga dapat mencapai hasil belajar yang optimal.References
Aunurrahman, 2009. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Nggermanto, 2002. Quantum Quetion. Bandung: Nuansa.
Riyanto, 2012. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Uno, B. 2012. Orientasi Baru Dalam Psikologi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
2017-08-18
Issue
Section
Artikel
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















