STATUS SEBARAN DAN KERAPATAN KANOPI MANGROVE DI PULAU TOBEA BESAR SULAWESI TENGGARA MENGGUNAKAN DATA SATELIT LANDSAT 8

Authors

  • Kiffah Kayyisah Ahmad Universitas Pendidikan Indonesia
  • Kiran Aulia Putri Universitas Pendidikan Indonesia
  • Alya Dina Wilujeung Universitas Pendidikan Indonesia
  • Della Ayu Lestari Universitas Pendidikan Indonesia
  • Willdan Aprizal Arifin Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v20i2.1363

Abstract

Abstrak

Penelitian terapan ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis sebaran dan luasan hutan mangrove. Data yang diolah pada penelitian ini menggunakan citra satelit Landsat 8/ETM+ sehingga hasil dari penelitian ini didapati struktur jenis komunitas hutan mangrove di Pulau Tobea Besar. Proses identifikasi mangrove dilakukan melalui penggunaan band RGB 564, RGB 453 serta RGB dari band buatan yaitu RGB 53/24/2. Pengolahan digital untuk setiap data set meliputi seleksi fusi multispektral, penajaman, dan pemfilteran. Penentuan citra subset (cropping) dilakukan untuk mengakomodasikan ukuran citra sesuai dengan ukuran lokasi penelitian untuk menentukan sebaran, luasan dan perubahannya. Analisis kerapatan mangrove dilakukan dengan menggunakan formula NDVI. Berdasarkan hasil penelitian bahwa untuk kerapatan kanopi mangrove memiliki nilai yang sama yaitu mangrove dengan sebaran kanopi yang rapat, tidak adanya daerah yang memiliki daerah sebaran kanopi mangrove untuk nilai yang jarang maupun sedang.

Kata kunci: Kerapatan, Landsat 8, Mangrove, Sebaran

 

 

Abstract

This applied research is a study that aims to study and analyze the distribution and extent of mangrove forests. The data processed in this study using satellite imagery landsat 8/ETM+ so that the results of this study found the structure of mangrove forest community types in Tobea Besar Island. Mangrove identification process is done through the use of RGB band 564, RGB 453 and RGB from artificial bands namely RGB 53/24/2. Digital processing for each data set includes multispectral fusion selection, sharpening, and filtering. Determination of subset imagery (cropping) is done to accommodate the size of the image according to the size of the research site to determine the spread, extent and changes. Mangrove density analysis is done using the NDVI formula. Based on the results of the study, the mangrove canopy density has the same value that is mangrove with a tight spread of canopy, the absence of areas that have mangrove canopy distribution areas for rare or moderate value.

Keywords: Density, Landsat 8, Mangrove, Distribution

Author Biographies

Kiffah Kayyisah Ahmad, Universitas Pendidikan Indonesia

Nama Kiffah Kayyisah Ahmad, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, jurusan Sistem Informasi Kelautan

Kiran Aulia Putri, Universitas Pendidikan Indonesia

Nama Kiran Aulia Putri, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, jurusan Sistem Informasi Kelautan

Alya Dina Wilujeung, Universitas Pendidikan Indonesia

Nama Alya Dina Wilujeung, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, jurusan Sistem Informasi Kelautan

Della Ayu Lestari, Universitas Pendidikan Indonesia

Nama Della Ayu Lestari, S.Si., M.Si.  Dosen Universitas Pendidikan Indonesia, jurusan Sistem Informasi Kelautan

Willdan Aprizal Arifin, Universitas Pendidikan Indonesia

Nama Willdan Aprizal Arifin, S.Pd., M.Si. Dosen Universitas Pendidikan Indonesia, jurusan Sistem Informasi Kelautan.

Published

2021-09-30