Penambahan Tepung Kencur (Kaempferia galanga L.) Terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan dan Rasio Konversi Pakan Ikan Bandeng (Chanos chanos)
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v21i1.1765Abstract
Ikan bandeng merupakan komoditas yang digemari masyarakat Indonesia untuk dibudidayakan. Kencur kaya senyawa aktif yang fungsi meningkatkan konsumsi pakan yaitu meningkatkan retensi nutrisi untuk pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan kencur pada pakan terhadap efisiensi pemanfaatan pakan dan rasio konversi pakan serta untuk menentukan dosis terbaik yang digunakan dalam pakan ikan bandeng. Ikan uji menggunakan ikan bandeng dengan isi 5 ekor/L. Menggunakan metode eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) 4 Perlakuan 3 Ulangan dengan Pakan uji yaitu pakan yang ditambahkan tepung kencur sesuai dosis tiap perlakuan yaitu 0 % per 100g pakan (A); 2% per 100 g pakan (B); 4 % per 100 g pakan (C); dan 6% per 100 g pakan (D). Frekuensi pemberian pakan sebanyak 3 kali sehari dan dipelihara selama 40 hari. Hasil penelitian menunjukkan nilai EPP terbaik pada perlakuan B yaitu 67% dan terendah pada perlakuan A yaitu 51%, nilai FCR terendah pada perlakuan B yaitu 1,47 dan tertinggi pada perlakuan A yaitu 1,93. Kualitas air selama pemeliharaan ikan bandeng yakni suhu 29–30 0C, salinitas 18–20 ppt, pH 7,5–7,9, dan DO 4,6 – 5 mg/l. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : 1.) Penambahan tepung kencur berpengaruh sangat nyata terhadap tingkat efisiensi pemanfaatan pakan dan rasio konversi pakan, 2.) Dosis terbaik penambahan tepung kencur adalah 2% per 100 g pakan dengan efisiensi pemanfaatan pakan 67% dan rasio pemanfaatan pakan 1,47, 3.) Kualitas air selama penelitian dalam taraf wajar untuk menunjang pemeliharaan ikan bandeng.
Kata kunci: EPP, FCR, Ikan Bandeng, Kencur
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















