Analisis Kondisi Terumbu Karang Akibat Pengaruh Aktivitas Pariwisata Bahari di Pulau Tunda Menggunakan Software CPCe
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v22i1.2566Abstract
Salah satu ekosistem yang memiliki banyak peranan penting dalam bentuk ekologi maupun ekonomi adalah ekosistem terumbu karang. Karena pada ekosistem terumbu karang menjadi habitat biota laut, tempat berkembang biaknya hewan laut, kawasan terumbu karang juga memiliki nilai estetika yang dapat dimanfaatkan sebagai kawasan pariwisata bahari. Provinsi Banten dikenal dengan potensi wisata bahari salah satunya adalah Pulau Tunda, Pulau yang dijadikan salah satu tempat untuk wisata bahari diantaranya snorkeling dan diving ini menjadikan ancaman bagi ekosistem terumbu karang karena selain mendapat tekanan dari alam ekosistem terumbu karang di Pulau Tunda mendapat tekanan dari para wisatawan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi terumbu karang akibat wisata bahari dan mengetahui seberapa besar pengaruh aktivitas wisata bahari terhadap ekosistem terumbu karang. Data terumbu karang yang diambil menggunakan metode UPT dan dianalisis menggunakan software CPCe. Pada hasil didapat bahwa persentase tutupan terumbu karang pada kawasan yang kerap dijadikan untuk pariwisata bahari menunjukkan hasil dengan persentase Hard Coral 30,33%, Soft Coral 0,17% pada sub kategori sedang yang didominasi oleh Rubble atau patahan karang sebesar 40,00%. Pada kawasan yang jarang digunakan untuk pariwisata bahari menunjukkan hasil persentase Hard Coral 26,97%, Soft Coral 0,80% pada sub kategori sedang yang juga didominasi oleh Rubble atau patahan karang sebesar 26,97%.
Downloads
Published
Issue
Section
License
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















