Teknik Pendederan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Di PT Mina Prima Sejahtera Kabupaten Serdang Bedagai
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v23i1.3752Abstract
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan jenis ikan air tawar yang banyak digemari oleh masyarakat dan bernilai ekonomis tinggi, serta memiliki keunggulan lainnya yaitu mudah dibudidayakan dan dapat diolah menjadi makanan yang bernilai tinggi. Kendala utama dalam pengembangan budidaya ikan nila adalah ketersediaan benih yang terbatas, baik jumlah maupun kualitasnya. Kualitas benih ditentukan oleh ukuran panjang maupun bobotnya, tahan terhadap serangan hama dan penyakit serta ketersediaan benih secara berkesinambungan. Praktek Kerja Lapangan ini bertujuan untuk mengetahui teknik pendederan ikan nila di PT Mina Prima Sejahtera Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Metode dalam teknik pengumpulan data dalam Praktek Kerja Lapangan bersifat deskriptif. Data yang diperoleh berupa data primer dengan melakukan pengamatan secara langsung dan mengikuti semua kegiatan dilapangan secara langsung. Adapun data sekunder dengan melakukan wawancara mengenai teknik pendederan benih ikan nila. Berdasarkan Praktek Kerja Lapangan di PT Mina Prima Sejahtera Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai, teknik pendederan benih ikan nila dimulai dari persiapan kolam pendederan, penebaran benih, manajemen pakan, sampling berat ikan, sortir, manajemen kualitas air yang terdiri dari pengukuran suhu, pH, DO (oksigen terlarut), dan salinitas, sanitasi, pemanenan, dan pengendalian hama penyakit.
Downloads
Published
Issue
Section
License
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















