Daya Tarik Dan Kandungan Gizi Cookies Ikan Gabus (Channa striata) sebagai Asupan Bergizi
The Attraction and Nutritional Content of Snakehead Fish Cookies (Channa striata) as a Nutritious Intake
Abstract
Cookies merupakan salah satu camilan populer yang dapat dikembangkan menjadi pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menilai daya tarik cookies ikan gabus berdasarkan uji organoleptik, mengetahui kandungan gizinya, serta mengembangkan produk alternatif tinggi protein. Metode yang digunakan meliputi pembuatan cookies dengan tiga formulasi (P0: kontrol, P1: 20% tepung daging ikan gabus + 10% tulang ikan gabus, dan P2: 10% tepung daging ikan gabus + 20% tulang ikan gabus), dilanjutkan dengan uji hedonik oleh 31 panelis dan analisis kadar protein. Berdasarkan hasil uji hedonik diketahui bahwa sampel P0 merupakan cookies yang paling disukai oleh panelis pada keempat atribut yang dinilai, yaitu tekstur 4,32, rasa 4,22, aroma 4,29, dan warna 4,38. Sampel P2 berada di urutan kedua dengan nilai hedonik lebih tinggi dibanding P1 pada atribut tekstur 3,61, rasa 3,48, dan warna 3,93, namun sedikit lebih rendah pada aroma 3,83 dibandingkan P1 4,00. Sementara itu, sampel P1 memperoleh skor terendah pada atribut tekstur 3,32, rasa 3,25, dan warna 3,74. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi P2 memiliki kadar protein tertinggi sebesar 20,54% dan rata-rata kesukaan panelis 3,71, menunjukkan produk masih disukai secara sensoris. Cookies ikan gabus formulasi P2 berpotensi sebagai camilan bergizi dan praktis yang layak dikembangkan.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















