Karakterisasi Nilai Target Strength terhadap Panjang Tubuh Ikan Sembilang (Plotosus canius) dengan Pendekatan Eksperimen Terkontrol
Characterization of Target Strength in Relation to Body Length of Gray Eel Catfish (Plotosus canius) Using a Controlled Experimental Approach
Abstract
Teknologi hidroakustik telah menjadi salah satu metode yang banyak digunakan dalam penelitian perikanan modern. Metode ini mampu mengestimasi kelimpahan ikan dengan tingkat ketelitian yang lebih baik dibandingkan dengan metode konvensional. Salah satu parameter penting dalam analisis hidroakustik adalah target strength (TS). Nilai ini digunakan sebagai dasar dalam estimasi densitas dan biomassa ikan. Karakterisasi nilai TS ikan sembilang (Plotosus canius) dilakukan melalui pendekatan eksperimen terkontrol berupa kurungan untuk menambah basis data TS ikan estuari. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan echosounder Biosonic DTX splitbeam frekuensi 200 kHz, sedangkan analisis data akustik dilakukan dengan Echoview 5.4. Sampel ikan sembilang yang digunakan sebanyak 13 ekor dengan panjang tubuh 36,2-56 cm. Hasil analisis data menunjukkan nilai TS maksimum ikan Sembilang berada pada kisaran -63,5 hingga -49,2 dB. Hubungan antara TS dan panjang tubuh ikan diperoleh dari analisis regresi linier sederhana dengan persamaan TS = 56,829 log (TL) – 147,1 (R2=0,69). Nilai koefisien determinasi menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara panjang tubuh dan nilai TS.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















