FORMULASI SABUN CAIR MINYAK ATSIRI DAUN NILAM (POGOSTEMON CALBIN BENTH) DENGAN VARIASI KONSENTRASI XANTHAN GUM
DOI:
https://doi.org/10.31941/benzena.v2i02.2329Abstract
Latar belakang : Minyak atsiri daun nilam mempunyai kandungan senyawa patchouli alcohol yang memiliki daya antibakteri terhadap bakteri staphylococcus aureus dan E.coli. Dalam pembuatan sabun cair, pengental merupakan salah satu komposisi yang dapat mempengaruhi mutu sediaan. Pengental adalah suatau bahan yang bila ditambahkan kedalam campuran air dapat meningkatkan viskositas dan biasanya digunakan dalam sabun mandi cair. Xanthan gum merupakan biopolymer yang memiliki sifat hidrofilik sehingga mudah larut dalam air dingin dan air panas. Tetapi tidak larut dalam kebanyakan pelarut organik
Tujuan : Untuk mengetahui karakteristik fisik yang baik pada sabun cair minyak atsiri daun nilam dengan variasi konsentrasi xanthan gum sebagai pengental.
Metode : Sabun mandi cair dibuat dengan cara reaksi saponifikasi antara asam lemak dan alkali, denan penambahan variasi konsentrasi xanthan gum yaitu F1 (0,5%); F2 (1%) dan F3 (1,5%). Evaluasi karakteristik meliputi organoleptik, pH, homogenitas, viskositas dan stabilitas busa.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian sabun mandi cair minyak atsiri daun nilam dengan variasi konsentrasi xanthan gum sebagai pengental memiliki hasil uji organoleptic dan homogenitas yang menghasilkan tekstur cukup kental, warna kuning pucat, aroma khas minyak nilam dan homogen. pH yang di dapatkan adalah F1: 8,21; F2: 8,08; F3: 8,11. Stabilitas busa yang di dapatkan adalah F1: 86,77%; F2: 78,12%; F3: 75,88%. Konsentrasi xanthan gum ada peningkatan yang di dapatkan adalah F1: 390 cp; F2: 760 cp; F3: 446,66 cp. Berdasarkan hasil uji yang di dapat F2 dan F3 memenuhi syarat.
Kesimpulan : Xanthan gum sebagai pengental pada konsentrasi 3% menghasilkan formula yang terbaik dari semua parameter yang diujikan
Kata kunci: Minyak atsiri daun nilam, Sabun mandi cair, Xanthan gum
Downloads
References
Apgar, Satrias. 2010. Formulasi Sabun Mandi Cair yang Mengandung Gel DaunLidah Buaya (Aloe vera (L) Webb) dengan Basis Virgin Coconut Oil(VCO). Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas Islam Bandung: Bandung.
Ariani, L. W., Wulandari, 2020, Stabilitas Fisik Nanogel Minyak Zaitun (Olea europaeeae L.), Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta, 104.
Badan Standarisasi Nasional, 1996, Standar Sabun Mandi Cair, SNI 06 4085-1996, Dewan Standarisasi Nasional, Jakarta.
Dzakwan, M., 2008, Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth) Terhadap Staphylococcus aureus dan Eschericia coli, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi, Surakarta, 1:2.
Jannah, B. (2009). Sifat Fisik Sabun Transparan dengan Penambahan Madu pada Konsentrasi yang Berbeda. (Skripsi). Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.
Quraisy, A., Wahyuddin., Hasni, N., 2021, Analisis Krsukal-Wallis Terhadap Kemampuan Numerik Siswa, Journal Of Statistic and Its Application on Teaching and Reasearch, 3 (3), 156-161
Robert, V., dan Mcdermott, 2007, Liquid Lip Gloss Compositions with Enhanced Shine, United States Patent Application Publication.
Rowe, R.C., Paul, J.S., dan Marian E.Q. 2009. Handbook of pharmaceutical excipients. Edisi keenam. London: Pharmaceutical Press.
Sutrisna Kadek.A.T, dkk. Pengaruh Variasi Kadar Gom Xanthan Terhadap Viskositas Sediaan Sampo Anjing yang Mengandung Deltametrin 0,6%. Jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan ilmu Pengetahuan Alam
Septiani, S., Wathoni, N., dan Mita, S. R. M., 2011, Formulasi Sediaan Masker gel Antioksidan Dari Ekstrak Etanol Biji Belinjo, Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran, 2–4.
Swastika, A., Mufrod, dan Purwanto, 2013, Aktivitas Antioksidan Krim Ekstrak Sari Tomat, TMJ, 18, 132-140.
Utami, T. A., 2019, Formulasi Sediaan Sabun Padat yang Mengandung Eksfolian Simplisia Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus Lam.) Sebagai Perawatan Kulit tubuh, Skripsi, 34
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
uthors who publish with BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



