PREFERENSI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN OBAT TRADISIONAL DAN OBAT SINTETIK DI APOTEK KIMIA FARMA JALAN IMAM BONJOL KOTA PEKALONGAN
DOI:
https://doi.org/10.31941/benzena.v1i2.2473Abstrak
Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun menurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalamannya. Obat sintetik adalah obat modern yang dibuat dari bahan sintetik yang diolah secara modern. Preferensi diartikan sebagai pilihan suka atau tidak suka oleh seseorang terhadap suatu produk, barang atau jasa yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi masyarakat dalam pemilihan obat tradisional dan obat sintetik di Apotek Kimia Farma Imam Bonjol Kota Pekalongan.
Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Observasi melalui survei dengan pengumpulan data berupa kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling dengan menggunakan kuesioner pada 100 responden untuk mendapatkan data usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, suku, status pernikahan, serta pendapatan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa preferensi responden terhadap obat tradisional sebesar 27% dan preferensi terhadap obat sintetik sebesar 73%. Faktor yang paling mempengaruhi pemilihan obat tradisional adalah faktor sosial, sedangkan faktor yang mempengaruhi pemilihan obat sintetik adalah faktor ekonomi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
uthors who publish with BENZENA JURNAL ILMIAH FARMASI agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the BENZENA JURNAL ILMIAH FARMASI right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



