STANDARISASI PARAMETER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK PADA SIMPLISIA KULIT BUAH MUNDAR (Garcinia forbesii) ASAL KALIMANTAN SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.31941/benzena.v2i01.3111Abstract
Latar bekalang : Mundar (Garcinia forbesii) merupakan tanaman khas asal Kalimantan Selatan yang berpotensi sebagai bahan obat. Tamanan diolah menjadi simplisia harus memenuhi persyaratan untuk dapat digunakan sebagai bahan obat. Simplisia yang digunakan akan melalui uji parameter standar simplisia meliputi parameter spesifik dan non spesifik. Parameter spesifik yang akan diuji yaitu golongan senyawa, senyawa spesifik yang menggambarkan efek farmakologis sedangkan pada parameter non spesifik yang akan diuji adalah sifat kimia, fisika dan mikrobiologi yang akan mempengaruhi stabilitas dan keamanan obat.
Tujuan : Menetapkan parameter spesifik dan non spesifik simplisia kulit buah mundar asal Kalimantan Selatan
Metode : Pengujian yang dilakukan yaitu penetapan parameter spesifik dan parameter non spesifik yang ditetapkan meliputi organoleptik, mikroskopik, kadar sari larut pelarut tertentu, susut pengeringan, kadar abu tidak larut asam, kadar abu total, dan cemaran logam berat. Sampel simplisia tanaman Mundar yang akan diuji berasal dari dua Kecamatan yang berbeda yaitu dari Kecamatan Karang Intan dan Kecamatan Beruntung Baru Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Hasil : Hasil analisis simplisia kulit buah mundar dari Kecamatan Karang Intan and Kecamatan Beruntung Baru masing-masing adalah organoleptik kedua sampel simplisia berupa serbuk coklat, asam, berbau khas. Hasil mikroskopik diperoleh terdapat epidermis, kolenkim dan parenkim mesocarp pada kedua simplisia. Kadar sari larut etanol kedua simplisia masing-masing 57,20±0,10% dan 58,57±0,49%, kadar sari larut air 66,93±0,23% dan 68,83±0,15%, susut pengeringan 5,40±0,26% dan 6,93±0,76%, kadar abu total 2,20±0,03% dan 2,49±0,02%, kadar abu tidak larut asam 0,04±0,02% dan 0,06±0,02%, cemaran logam berat Pb 0,007±0,000mg/kg dan 0,010±0,003mg/kg, Cd 0,006±0,001mg/kg dan 0,009±0,002 mg/kg.
Kesimpulan : Hasil parameter spesidik dan non spesifik kedua sampel simplisia kulit buah G.forbesii memenuhi persyaratan standar.
Kata kunci: Mundar, simplisia, spesifik, non spesifik.
Downloads
References
Yang F, Gan J, Liu X, Lin H. Scalarane Sesterterpenes from the Paracel Islands Marine Sponge Hyrtios sp. Nat Prod Commun. 2014;9(6):763-764. doi:10.1177/1934578X1400900608
Artanti, A. N., W. R. Nikmah, D. H. Setiawan, & F. Prihapsara. 2016. Perbedaan Kadar Kafein Daun Teh (Camellia sinensis (L.) Kuntze) Berdasarkan Status Ketinggian Tempat Tanam dengan Metode HPLC. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research. 1: 37-44.
BPOM RI. 2014. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Nomor 12 Tahun 2014. Tentang Persyaratan Mutu Obat Tradisional.
Charlena. 2004. Pencemaran Logam Berat Timbal (Pb) dan Cadmium (Cd) pada Sayur-sayuran. Intitut Pertanian Bogor, Bogor.
Depkes RI. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Edisi I. Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Direktorat Pengawasan Obat Tradisional, Bakti Husada, Jakarta.
Depkes RI. 2007. Kebijakan Obat Tradisional Nasional Tahun 2007. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 381/Menkes/SK/III/2007, Jakarta.
Depkes RI. 2008. Farmakope Herbal Indonesia. Edisi I. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Dewi, A. R. 2018. Penetapan Kadar Fenol Dan Tanin Total serta Uji Aktivitas Antioksidan Metode FRAP pada Ekstrak Etanol Kulit Buah Mundar (Garcinia Forbesii King.). Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.
Guntari, A. 2016. Kadar Polifenol Total Ekstraksi Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana) pada Variasi Asal Daerah. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia. 3: 22-25.
Hanwar, D., D. E. Nitoviani, & A. Suhnedi. 2017. Validasi Penetapan Kadar Cemaran Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) dalam Ekstrak Metanol dan Sediaan Rimpang Temulawak (curcuma xanthorrhiza Roxb.) dengan Spektrometri Serapan Atom. Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia. 2: 198- 205.
Herman, D. . 2006. Tinjauan Terhadap Tailing Mengandung Unsur Pencemar Arsen (As), Merkuri (Hg), Timbal (Pb), dan Kadmium (Cd) dari Sisa Pengolahan Bijih Logam. Jurnal Geologi Indonesia, 1: 31-36.
Khoirani, N. 2013. Karakterisasi Simplisia dan Standardisasi Ekstrak Etanol Herba Kemangi (Ocimum americanum L). Skripsi. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta.
Lukmandaru, G., & Hidayah, R. N. (2017). Studi mutu kayu jati di hutan rakyat Gunungkidul. VI. Kadar zat anorganik dan keasaman. Jurnal Ilmu Kehutanan, 11(1), 63-75.
Marsella, C. 2018. Penetapan Kadar Fenol dan Tanin Total serta Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat Kulit Buah Mundar (Garcinia forbesii King.) dengan Metode FRAP. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.
Mela, K. A., S. E. Priani, & Y. Lukmayani. 2015. Penentuan Nilai Faktor Pelindung Surya (FPS) Fraksi Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana) secara In Vitro. Prosiding Penelitian SPeSIA Universitas Islam Bandung. Bandung.
Mranani, S. A. 2015. Pemanfaatan Potensi Manggis Merah (Garcinia forbesii) Sebagai Pengawet Alami dan Minuman Fungsional. Skripsi. Departemen Ilmu Pangan Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Najib. A., A. Malik, A. R. Ahmad, V. Handayani, R. A. Syarif & R. Waris. 2017. Standardisasi Ekstrak Air Daun Jati Belanda dan Teh Hijau. Jurnal Fitofarmaka Indonesia. 4 : 241-254.
Noor, A & Ningsih, R. D. 2017. Mundar ( Garcinia forbesii ) si Manggis Merah Sumber Daya Genetik Kalimantan Selatan. http://kalsel.litbang.pertanian.go.id (diakses tanggal 11 Agustus 2017).
Nurfadlilah, 2010. Peningkatan Hasil Belajar Biologi Siswa Melalui Penggunaan Media Flashcard pada Konsep Struktur Tubuh Tumbuhan Siswa Kelas VIII MTSN Tinambung Polman. Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Alauddin. Makasar.
Nurusyifah. 2010. Penetapan Kadar Marker α-Mangostin Pada Seduhan Simplisia Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L) yang Dikeringkan. Skripsi. Fakultas Farmasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta
Ong, H. C. 2007. BUAH- Khasiat Makanan dan Obatan. Selangor.
PT. Sido Muncul. 2015. Delivering The Vision - Laporan Tahunan PT. Sido Muncul, Tbk Tahun 2015. PT. Sido Muncul, Jakarta.
Rompas, Y., H. L. Rampe, & M. J. Rumondor. 2011. Struktur Sel Epidermis dan Stomata Daun Beberapa Tumbuhan Suku Orchidaceae. Jurnal Biologos. 1: 13-18.
Saifudin, A., Rahayu, & Teruna. 2011. Standarisasi Bahan Obat Alam. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Sentat, T., & S. Pangestu. 2016. Uji Efek Analgesik Ekstrak Etanol Daun Kersen ( Muntingia calabura L . ) pada Mencit Putih Jantan ( Mus musculus ) dengan Induksi Nyeri Asam Asetat. Jurnal Ilmiah Manuntung. 2 137-143.
Sholekhah, F. F. 2017. Perbedaan Ketinggian Tempat terhadap Kandungan Flavonoid dan Beta Karoten Buah Karika (Carica Pubescens) Daerah Dieng Wonosobo. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Biologi Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta
Warni, D., S. Karina, & N. Nurfadillah. 2017. Analisis Logam Pb, Mn, Cu, dan Cd pada Sedimen di Pelabuhan Jetty Meulaboh, Aceh Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan. 2: 246-254.
Zainab, F. Gunanti, H. A. Witasari, C. A. Edityaningrum, Mustofa & M. Murrukmihadi. 2016. Penetapan Parameter Standarisasi Non Spesifik Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Prosiding Rakernas dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia. Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
uthors who publish with BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



