UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DENGAN METODE DPPH
DOI:
https://doi.org/10.31941/benzena.v3i02.5094Abstract
Tubuh sering terpapar radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh dan memicu berbagai penyakit. Paparan radikal bebas yang berlebih menyebabkan tubuh memerlukan asupan antioksidan dari luar. Antioksidan alami dapat ditemukan pada buah-buahan dan tanaman, dapat membantu asupan antioksidan dan melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Bawang merah khususnya pada bagian daunnya mengandung senyawa sebagai antioksidan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas kestrak daun bawang sebagai antioksidan, beserta parameter spesifik dan non spesifik. dengan metode DPPH, sebuah metode umum untuk mengukur aktivitas antioksidan. Ekstrak daun bawang merah dibuat dengan cara merendam serbuk daun bawang pada etanol 96% selama 24 jam. Ekstrak yang dihasilkan kemudian diuji aktivitas antioksidannya dengan cara mengukur kemampuannya untuk menghentikan aktivitas radikal bebas DPPH yang hasilnya dinyatakan dalam nilai IC50. Kandungan senyawa fenolik dan flavonoid dalam ekstrak juga ditentukan menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis, skrining fitokimia menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun bawang merah memiliki kemampuan untuk menangkal radikal bebas, dengan nilai IC50 sebesar 445,475 ± 11,71 ppm dengan kategori sangat lemah. Ekstrak ini juga mengandung flavonoid dan fenol, masing-masing sebesar 1,9470% dan 1,9939%. Selain itu, daun bawang merah menghasilkan nilai kadar abu sebesar 9,951% dan susut pengeringan sebesar 5,271%. Proses pembuatan ekstrak ini juga menghasilkan rendemen sebesar 16,383%.
Kata Kunci: Allium cepa, Antioksidan, DPPH, Flavonoid, Fenol
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
uthors who publish with BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



