UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH BAKAU MINYAK (Rhizophora apiculata)

Penulis

  • Silvia Rizkiani
  • Dwi Bagus Pambudi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Urmatul Waznah
  • Achmad Vandian Nur

DOI:

https://doi.org/10.31941/benzena.v3i02.5102

Abstrak

Radikal bebas merupakan suatu senyawa reaktif baik atomik maupun molekuler yang memiliki satu bahkan lebih elektron yang tidak berpasangan. Radikal bebas akan mencari pasangan baru agar mudah bergabung dengan zat lain seperti lemak, protein dan DNA di dalam tubuh, hal ini dapat memicu kerusakan sel dan berbagai jenis penyakit degeneratif. Cara untuk mencegah radikal bebas yaitu dengan senyawa antioksidan. Senyawa Fenol dan flavonoid yang terdapat pada buah bakau minyak (Rhizophora apiculata) dapat digunakan sebagai penangkal radikal bebas. Tumbuhan ini memiliki kandungan metabolit sekunder berupa alkaloid, tanin, flavonoid, triterpenoid, steroid dan saponin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan buah bakau minyak menggunakan metode FRAP. Untuk pengukuran aktivitas antioksidan menggunakan spektrofotometer UV-Vis Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maserasi. Pelarut yang digunakan pada proses maseraasi adalah etanol 96%. Buah bakau minyak mempunyai aktivitas antioksidan Karenna memiliki kandungan metabolit sekunder fenol dan flavonoid. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan ekstrak buah bakau minyak mengandung kadar total fenol sebesar 139 mg GAE/g ekstrak, sedangkan kadar total flavonoid sebesar 19,6 mg QE/g ekstrak. Aktivitas antioksidan ekstrak buah bakau minyak diukur melalui spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang sebesar 596,5 nm. Hasil aktivitas antioksidan buah bakau minyak diperoleh sebesar 200,72 µmol/ Fe2+/g yang terdapat pada konsentrasi 100 µg/mL.

 

Kata Kunci: Buah bakau minyak, Fenol, Flavonoid, Antioksidan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Akasia, Alanis Ismi, I. Dewa Nyoman Nurweda Putra, and I. Nyoman Giri Putra. 2021. “Skrining Fitokimia Ekstrak Daun Mangrove Rhizophora Mucronata Dan Rhizophora Apiculata Yang Dikoleksi Dari Kawasan Mangrove Desa Tuban, Bali.” Journal of Marine Research and Technology 4(1):16. doi: 10.24843/jmrt.2021.v04.i01.p03.

Alsareii, Saeed Ali, Abdulrahman Manaa Alamri, Mansour Yousef AlAsmari, Mater H. Bawahab, MAlsareiohammed A.Mahnashi, Ibrahim Ahmed Shaikh, Arun K. Shettar, Joy H. Hoskeri, and Vijay Kumbar. 2022. “Synthesis and Characterization of Silver Nanoparticles from Rhizophora Apiculata and Studies on Their Wound Healing, Antioxidant, Anti-Inflammatory, and Cytotoxic Activity.” Molecules 27(19). doi: 10.3390/molecules27196306.

Blezensky, Jannatus Mega, Mahmiah, and Giftania Wardani Sudjarwo. 2022. “Kandungan Total Flavonoid Ekstrak Akar Mangrove Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis.” Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika 4(2):66–81.

Haryoto, H., and Alfa Frista. 2019. “Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Fraksi Polar, Semipolar Dan Non Polar Dari Daun Mangrove Kacangan (Rhizophora Apiculata) Dengan Metode DPPH Dan FRAP.” J. Sains Kes. 2(2):131–38.

Ramli, Husnul Khatimah, Tatty Yuniarti, Noor Pitto Sari Nio Lita, and Yuliati Hotmauli Sipahutar. 2020. “Uji Fitokimia Secara Kualitatif Pada Buah Dan Ekstrak Air Buah Mangrove.” Jurnal Penyuluhan Perikanan Dan Kelautan 14(1):1–12. doi: 10.33378/jppik.v14i1.198.

Selawa, Widya. 2013. “Kandungan Flavonoid Dan Kapasitas Antioksidan Total Ekstrak Etanol Daun Binahong [Anredera Cordifolia(Ten.)Steenis.].” Jurnal Ilmiah Farmasi 2(1):01. doi: 10.35799/jbl.3.1.2013.14504.

Yulianti Risna, A. 2021. “Uji Aktivitas Antioksidan Eksrak Kulit Pisang Kapas (Musa Paradisiaca L.) Dengan Metode FRAP dan DPPH Pada Sediaan Hand And Body Lotion.” Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.

Hanani, E. (2016). Analisis Fitokimia. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Haryoto, H. and Frista, A. (2019) ‘Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Fraksi Polar, Semipolar dan Non Polar dari Daun Mangrove Kacangan (Rhizophora apiculata) dengan Metode DPPH dan FRAP’, J. Sains Kes. , 2(2), pp. 131–138.

Marjoni, M. R. (2015). Kandungan Total Fenol dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Air Daun Kersen (Muntingia calabura L.),. Jurnal Kedokteran Yarsi, 23(3).

Nurulita, N. e. (2019). ‘Jurnal mitra prima (jmp). Jurnal Mitra, 3 - 5.

Ramli, H.K. et al. (2020) ‘Uji Fitokimia Secara Kualitatif Pada Buah dan Ekstrak Air Buah Mangrove’, Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, 14(1), pp. 1–12.

Salmia, S. (2016). Analisis Kadar Flavonoid Total Ekstrak Kulit Batang Kedondong Bangkok (Spondias Dulcis) dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis.

Selawa, W. (2013) ‘Kandungan Flavonoid dan Kapasitas Antioksidan Total Ekstrak Etanol Daun Binahong [Anredera cordifolia(Ten.)Steenis.]’, Jurnal Ilmiah Farmasi, 2(1), p. 01.

Syarif, S. K. (2015). Uji Aktivitas Antioksidan Terong Belanda (Solanum betaceum Cav.) Dengan Metode FRAP’. Jurnal Ilmiah As-Syifaa, 7(1), 26 - 33.

Wardina, A. a. (2023). ‘Review Article: Potensi Rhizophora apiculata Sebagai Fitofarmaka’. Medula, 13(2), pp. 137 - 146.

Wulandari, L. N. (2020). ‘Penentuan Aktivitas Antioksidan dan Antidiabetes Ekstrak Daun Kepundung (Baccaurea racemosa Muell.Arg.) secara In Vitro’. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 7(1), 60.

Diterbitkan

2024-12-31