PENGARUH PELARUT TERHADAP KADAR SAPONIN EKSTRAK DAUN TERATAI (NYMPHAEA NOUCHALI BURM. F.)
DOI:
https://doi.org/10.31941/benzena.v3i02.5480Abstract
Menurut data riset kesehatan dasar tahun 2018, minat penggunaan obat tradisional sangat tinggi dengan presentase sebesar 59,12%. Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam pengobatan tradisional adalah teratai (Nymphaea nouchali Burm. F.). Daun teratai memiliki manfaat sebagai antibakteri, dan antioksidan. Senyawa yang berperan dalam aktivitas tersebut salah satunya adalah saponin. Penelitian bertujuan untuk mengkaji kadar saponin pada ekstrak metanol, etanol 70% dan etanol 96% ekstrak daun teratai. Jenis penelitian menggunakan penelitian eksperimental. Sampel pada penelitian ini adalah daun teratai (Nymphaea nouchali Burm. F.) yang diekstrak menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol, etanol 70% dan etanol 96%. Pengukuran kadar saponin dilakukan menggunakan metode gravimetri pengendapan kemudian diukur kadar saponin dan data diolah dengan perangkat lunak SPSS versi 20 dengan metode One Way Anova. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol, etanol 96% dan etanol 70% daun teratai (Nymphaea nouchali Burm F.) mengandung senyawa saponin triterpenoid dan pelarut yang optimal dalam menarik saponin adalah metanol dengan kadar rata-rata 11,13%. Berdasarkan hasil uji One Way ANOVA didapatkan nilai (Sig<0,05) sehingga pelarut yang digunakan memiliki perbedaan yang signifikan.
Kata kunci: Daun teratai, Etanol 70%, Etanol 96%, Metanol.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
uthors who publish with BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



