ANTIOXIDANT ACTIVITY OF 96% ETHANOL, ETHYL ACETATE AND N-HEXANE EXTRACT OF GREEN GIRL EGGPLANT (Solanum Melongena L) USING DPPH METHOD
DOI:
https://doi.org/10.31941/benzena.v4i02.7194Abstract
Terong umumnya mengandung metabolit sekunder yang merupakan sumber antioksidan termasuk karotenoid, antosianin, alkaloid, dan flavonoid, diketahui memiliki sifat antioksidan. Masyarakat Jawa sering mengonsumsi terong gelatik hijau (Solanum melongena L.) sebagai lauk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol 96%, etil asetat, dan N-heksana dari terong gelatik hijau (Solanum melongena L.) memiliki aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dan ekstrak mana yang memiliki aktivitas antioksidan tertinggi. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi. Penelitian ini menggunakan tiga ekstrak: etanol 96%, etil asetat, dan N-heksana menggunakan metode DPPH. Penelitian ini menggunakan tiga pelarut hasil ekstraksi DPPH: etil asetat, N-heksana, dan etanol 96%. Berdasarkan data yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan nilai IC50 rata-rata sebesar 16,85 µg/mL untuk ekstrak etanol 96%, 36,61 µg/mL untuk ekstrak etil asetat, dan 46,17 µg/mL untuk ekstrak N-heksana. Ekstrak etanol 96% dari terong gelatik hijau (Solanum melongena L.) memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dibandingkan dengan ekstrak etil asetat dan N-heksana.
Kata kunci: Antioksidan, DPPH, Ekstrak, Terong
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
uthors who publish with BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



