Enkapsulasi Fermentasi Urine Kambing Dalam Mikrokapsul Kalsium Alginat Dan Polyvinyl Alkohol Sebagai Pupuk Lepas Lambat

Encapsulation of Goat Urine Fermentation in Calcium Alginate and Polyvinyl Alcohol Microcapsules as Slow-Release Fertilizer

Authors

  • Lukman Nulhakim
  • Reyhan Syahreza Muslim Teknik Kimia, Universitas Jayabaya
  • Eko Prabowo Teknik Kimia, Universitas Jayabaya
  • Renaufal Ariq Firdaus Teknik Kimia, Universitas Jayabaya
  • Mubarokah Nuriani Dewi Teknik Kimia, Universitas Jayabaya
  • Reviana Inda Dwi Suyatmo Teknik Kimia Polimer, Politeknik STMI Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31941/biofarm.v22i1.7700

Abstract

Pupuk fermentasi urine kambing merupakan salah saatu pupuk cair yang potensial digunakan oleh petani, namun kelemahannya adalah jika hujan pupuk tersebut akan larut terbawa oleh aliran air hujan. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari proses pembuatan enskapsulasi dari fermentasi urine kambing dikembangkan, dimana fementasi urine kambing dilarutkan dengan sodium alginat dan PVA lalu dienkapsulasi ke dalam butiran alginat PVA menggunakan larutan pengikat silang CaSO4 dan CaCl2 serta laju kinetika lepas lambat dipelajari. Setelah butiran alginat dan PVA terbentuk, dilakukan Analisa pengukuran jari jari alginat menggunakan mikroskop digital dan Analisa kadar nitrogen dalam larutan menggunakan spektrofotometer. Enkapsulasi dilakukan dengan menggunakan alginat dan PVA dengan konsentrasi yang sudah ditentukan. Dimana fermentasi urine kambing berhasil dienkapsulasi menggunakan alginat-PVA dengan larutan pengikat silang CaCl2 dan CaSO4 dengan ukuran masing masing 1,16 dan 1,11 mm. Semakin besar konsentrasi sodium alginat PVA maka akan semakin besar kadar urea yang didapatkan, dan laju gelasi alginat PVA dengan CaSO4 jauh lebih lambat dibandingkan dengan CaCl2. Nilai De dan Ke bernilai seragam yaitu sebesar 4.00x10-11 m2/detik dan 3.15 x 10-08 m/detik

 

Kata kunci: Alginat; Fermentasi Urine Kambing; Kadar Nitrogen; PVA

Downloads

Published

2026-04-30