KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN CERPEN PENJAGAL ITU TELAH MATI KARYA GUNAWAN BUDI SUSANTO DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA KELAS XI

Authors

  • Tri Setyorini Universitas Pekalongan

Abstract

Kritik sosial adalah tanggapan baik maupun buruk yang bertujuan sebagai pengontrol jalannya kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik sosial yang terdapat dalam buku kumpulan cerpen Penjagal Itu Telah Mati karya Gunawan Budi Susanto dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di SMA kelas XI. Objek penelitian ini adalah kumpulan cerpen Penjagal Itu Telah Mati. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: masalah sosial yang dikritik dalam kumpulan cerpen Penjagal Itu Telah Mati yaitu (1) aspek kejahatan meliputi stigma terhadap segala sesuatu yang dianggap PKI, penyiksaan dan pemerkosaan tahanan terduga PKI, penahanan dan pembunuhan tahanan terduga PKI, dan pemerkosan saat konflik; (2) aspek disorganisasi keluarga meliputi disorganisasi akibat Peristiwa Gestapu dan disorganisasi akibat kerusuhan 1998; (3) aspek pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat meliputi pelanggaran terhadap norma agama dan pelanggaran terhadap norma kesusilaan. Kritik sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Penjagal Itu Telah Mati karya Gunawan Budi Susanto muncul akibat adanya masalah sosial. Masalah-masalah sosial tersebut dapat dianalisis melalui analisis unsur intrinsik seperti melalui gambaran tokoh, sudut pandang, pemilihan tema, dan latar yang digunakan. Kumpulan cerpen Penjagal Itu Telah Mati karya Gunawan Budi Susanto layak dijadikan sebagai bahan ajar sastra SMA kelas XI sebab memenuhi tiga aspek yaitu, aspek bahasa yang baku, aspek psikologi yang sesuai anak SMA, dan aspek latar belakang budaya yang sesuai masyarakat. Kata Kunci : Kritik Sosial, Cerpen, Sastra

References

Abdullah, Ahmad Adib. 2014. “Kritik Sosial Dalam Kumpulan Cerpen Bebek Yang

Mati Dipinggir Kali Karya Puthut EA” Skripsi. Yogyakarta: Universitas

Negeri Yogyakarta (http://www.google.co.id/ diunduh pada tanggal 7

Desember 2017 pukul 15.03).

Anggriani, Ria. 2012. “Peningkatan Kemampuan Mengapresiasi Cerpen Melalui

Pendekatan akontekstual Aspek Bertanya pada Siswa Kelas VII SMP Negeri

Bodeh Tahun Pelajaran 2011/2012”. Skripsi. Pekalongan: Universitas

Pekalongan.

Astuti, Wiwiek Dwi. 2013. “Kritik Sosial dalam Puisi Wakil Rakyat dalam Antologi

Puisi:Tidur Tanpa Mimpi Karya Rachmat Djoko Pradopo.” Atavisme, 16 (1):

-108. doi: 19Y4NSiG8kkzwWjMD17euEaQ5PerpwxWk .

Dewi, Nova Ratna. 2012. “Kepribadian Tokoh Nayla Dalam Kumpulan Cerpen

T(w)ITIT! Karya Djenar Mahesa Ayu”. Skripsi. Pekalongan : Universitas

Pekalongan.

Fauzi, Anton. 2012. “Nilai Moral dan Kritik Sosial dalam Novel Kembang Turi

Karya Budi Sardjono dan Implikas Pembelajarannya”. Skripsi. Pekalongan:

Universitas Pekalongan.

Hakim, Laode Aulia Rahman. 2008. “Kritik Sosial Dalam Cerpen-Cerpen A.

Mustofa Bisri: Sebuah Pendekatan Sosiologi Sastra” Skripsi. Jakarta:

Universitas Indonesia (http://www.google.co.id/ diunduh pada tanggal 7

Desember 2017 pukul 15.08).

Handayani, Yuni Attin., Ngalim, Abdul., & Sufanti, Main. 2005. “Kritik Sosial

Kuntowijoyo dalam Novel Wasripin dan Satinah : Tinjauan Sosiologi

Sastra.” Jurnal Kajian Linguistik dan Sastra, 17(1): 43-50. doi :

23917/kls.v17i1.4497.

Idal., Asri, Yasnur., & Zulfadhil. 2012. “Kritik Sosial Dalam Kumpulan Puisi Malu

Aku Jadi Orang Indonesia Karya Taufiq Ismail.” Jurnal Pendidikan Bahasa

dan Sastra Indonesia, 1(1): 35-43. (http://id.portalgaruda.org/ di unduh pada

tanggal 14 Desember 2017 pukul 14.54 WIB).

Istiqomah, nurul., & Sofyan, Imam. 2015. “Kritik Sosial Politik dalam Karikatur

(Analisis Semiotik Karikatur Clekit “Program 100 Hari Jokowi” pada Surat

Kabar Jawa Pos Edisi Oktober-Januari 2015).” Jurnal Komunikasi, IX(2):

-202. doi: 10.21107/ilkom.v9i2.1204.

Jabrohim. 2012. Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lestari, Sri. 2014. “Kritik Sosial Dalam Kumpulan Cerpen Iblis Ngambek Karya

Indra Trianggono: Tinjauan Sosiologi Sastra Dan Implementasinya Dalam

Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7 Di SMP Negeri 1 Surakarta” Skripsi.

Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta (http://www.google.co.id/

diunduh pada tanggal 7 Desember 2017 pukul 14.51).

Mabruri, Zuniar Kamaluddin., & Sayuti, Suminto A. 2015. “Potret Sosial dalam

Sepuluh Sajak Remy Sylado dan Relevansinya dengan Pembelajaran Sastra

di SMA.” Jurnal Ling Tera, 2(1): 101-110. ISSN: 2406-9213.

Nafiyah, Khifidiyatun., dan Hari Bakti Mardikantoro. 2016. “Permasalahan

Perempuan dalam Kumpulan Cerpen Malam Sepasang Lampion Karya

Triyanto Triwikromo.” Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra

Indonesia, 5(1). ISSN: 2502:4493.

Nardianto. 2016. “Gaya Bahasa dalam Antologi Cerpen Penjagal Itu Telah Mati

Karya Gunawan Budi Susanto dan Implikasinya dalam Pembelajaran

Menganalisis Cerpen di SMA Kelas XII Semester I”. Skripsi. Pekalongan:

Universitas Pekalongan.

Novriansyah, Yudhi. 2006. “Kritik Sosial dalam Komik Pak Bei.” Jurnal Ilmu

Sosial, 5 (2): 77-87. doi: https://doi.org/10.14710/jis.5.2.2006.77-87.

Nurgiyantoro, Burhan.. 2013. Sastra Anak Pengantar Pemahaman Dunia Anak.

Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pikatan, Indraswari. 2012. “Ajaran Berumah Tangga dalam Serat Candrarini Karya

Ranggawarsita (Tinjauan Sosiologi Sastra).” Jurnal Penelitian Humaniora,

(1): 42-48. ISSN: 1411-5190.

Pujianto, Agus., Agus Nuryatin., dan Subyantoro. 2015. “Keefektifan

Pembelajaran Keterampilan Menulis Cerpen dengan Model Investigasi

Kelompok dan Model STAD Berdasarkan Tipe Kepribadian Peserta Didik

Kelas VII.” Seloka:Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2):

-139. ISSN: 2301:6744.

Putro, Septian Cahyo. 2015. “Kritik Sosial dalam Novel The Da Peci Kode Karya

Ben Sohib dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra

Indonesia.” Dialektika: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1): 77-88. doi

: 10.15408/dialektika.v2i1.2196.

Raharjo, Yusuf Muflikh., Waluyo, Herman J., & Saddhono, Kundharu. 2017.

“Kajian Sosiologi Sastra dan Pendidikan Karakter dalam Novel Nun Pada

Sebuah Cermin Karya Afifah Afra Serta Relevansinya dengan Materi Ajar

SMA.” Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1): 16-27. doi: 10.23887/jpiundiksha.v6i1.8627.

Rahmanto. 1988. Metode Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Kansius.

Rampung, Bonefasius. 2017. “Masalah Sosial dalam Cerpen Kompas Tahun 2012:

Deskripsi Masalah, Bentuk Pengungkapan, dan Relevansinya untuk

Pendidikan Karakter.” Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi, 1(1): 1-

doi: 10.17977/um008v1i12017p001.

Ratna, Nyoman Kutha. 2011. Teori, Metode, Dan Teknik Penelitian Sastra.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Santoso, Didik Ardi. 2014. “Aransemen dan Kritik Sosial Lagu-Lagu Koes Plus

Volume 1Tahun 1969.” Catharsis, 3(2): 47-54. ISSN : 2502-4531.

Sofia, Adib. 2015.”Hegemoni Kriteria Estetik: Tinjauan Sosiologi Sastra Atas

Cerpen Pilihan Kompas dan Cerpen Kompas Pilihan.” Jurnal Sosiologi

Reflektif, 9(2): 191-212 . ISSN : 2528-4177.

Sofyan, Muhammad Adi. 2013. “Konflik Batin Tokoh Utama Novel Heart Karya

Ninit Yunita: Tinjauan Teori Psikoanalisis Freud”. Skripsi.

Pekalongan:Universitas Pekalongan.

Suroso., Puji Santosa., & Pardi Suratno. 2008. Kritik Sastra Teori, Metodologi, dan

Aplikasi. Yogyakarta: Elmatera Publishing.

Susanto, Gunawan Budi. 2015. Penjagal itu Telah Mati. Blora: Pataba Press

Sumardjo, Jacob. 2007. Catatan Kecil Tentang Menulis Cerpen. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Waluyo, Sukarjo. 2015.”Kritik Sosial Terhadap Sistem Hukum Dalam Novel

Bukan Karena Kau Karya Toha Mohtar (Sebuah Tinjauan Sosiologi).” Humanika,

(2): 9-23. doi : 10.14710/humanika.20.2.9-23.

Published

2022-05-25